Masalah Sampah Rumah Tangga, Dosen Universitas Putera Batam Berikan Solusi Dengan Metode Takakura

Peningkatan ini menimbulkan masalah baru yaitu jumlah sampah yang setiap tahunnya menjadi masalah yang krusial di Kota Batam

Masalah Sampah Rumah Tangga, Dosen Universitas Putera Batam Berikan Solusi Dengan Metode Takakura
ISTIMEWA
Masalah Sampah Rumah Tangga Di Batam, Dosen Universitas Putera Batam Berikan Solusi Dengan Metode Takakura 

Masalah Sampah Rumah Tangga Di Batam, Dosen Universitas Putera Batam Berikan Solusi Dengan Metode Takakura

TRIBUNBATAM.id - Pertumbuhan  penduduk  yang  tinggi  menyebabkan tuntutan  akan  pemenuhan  penyediaan  pangan  yang  meningkat  untuk  tingkat  rumah tangga  dan  menurunnya  kualitas  lingkungan  hidup. 

Peningkatan ini menimbulkan masalah  baru yaitu jumlah sampah yang setiap tahunnya  menjadi masalah  yang  krusial  di  Kota  Batam.

Untuk komposisi sampah Kota Batam (dalam % berat) didominasi oleh sampah organik dan sisa makanan yang mudah busuk yaitu 50-60%, ini berdasarkan data dari website Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam tahun 2015.

Komposisi sampah seperti ini akan menjadi masalah besar apabila tidak ditangani dengan baik, tidak hanya dalam pengelolaan sampah yang ada akan tetapi juga pengurangan sampah yang dibuang ke pengolahan sampah akhir terutama berkaitan dengan masalah pencemaran lingkungan akibat penumpukan sampah.

Di sinilah dibutuhkan solusi pemecahan yang tepat untuk menciptakan keadaan lingkungan yang sehat, bersih dan sekaligus bisa memberikan keuntungan dari sisi ekonomis karena dapat dikelola dengan mudah untuk dijadikan kompos dengan memanfaatkan teknologi tepat guna komposter.

UPB Kenalkan Teknologi Raspberry Pi kepada Siswa SMK Tunas Muda Berkarya Batam

1632 Maba UPB Ikuti Pengenalan Kampus, Diberi Bekal Cegah Radikalisme dan Bahaya Narkoba

Galeri Investasi BEI Hadir di UPB. Tak Hanya Orang Kampus, Warga Umum Jadi Lebih Gampang Main Saham

Oleh karena itu dipandang perlu bagi dosen-dosen Universitas Putera Batam untuk melakukan pelatihan dan sosialisasi bagi masyarakat tentang pengolahan sampah rumah tangga yang berbasis budaya untuk mewujudkan Kota Batam Green and Clean yang dikemas dalam tridarma perguruan tinggi salah satunya Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Dalam pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, tim pengabdi dari Universitas Putera Batam yang  terdiri dari dua orang dosen yaitu Sri Zetli, S.T., M.T dan Neni Marlina Br Purba, S.Pd., M.Ak beserta beberapa mahasiswa memberikan pembinaan dan sosialisasi kepada warga masyarakat di Perumahan Mega Jaya Sejati RT 02 RW 08, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji.

Dalam kegiatan ini, team mencoba memberi solusi kepada warga masyarakat dengan memberikan pembinaan dan sosialisasi bagaimana cara pengolahan sampah oraganik menjadi kompos dengan metode Takakura.

Metode ini dipilih karena sangat sederhana dan mudah dipraktekan secara langsung.

Dalam pengolahan sampah dengan menggunakan metode ini membutuhkan beberapa alat dan bahan yang mudah didapatkan seperti keranjang, karton bekas, kain bekas, sekam, kompos yang sudah jadi.

Untuk bahan utamanya adalah sampah oraganik rumah tangga seperti nasi sisa, sayur-sayur sisa, tulang belulang dan lain-lain.

Untuk membentuk sampah menjadi kompos membutuhkan waktu minimal dua minggu.

Pengabdian ini dilaksanakan sebanyak dua kali pertemuan, dimana pada pertemuan pertama team pengabdi memberikan pembinaan secara langsung kepada masyarakat cara pengolahan sampah menjadi kompos dan dua minggu berikutnya team pengabdi beserta masyarakat melihat secara langsung hasil kompos secara bersama-sama.

Pada kesempatan kali ini tim pengabdi juga memberikan sosialisasi tentang manfaat lain dari hasil pengabdian ini yaitu dari sisi ekonomi masyarat, dimana hasil kompos yang di hasilkan dapat dijual sehingga membantu pendapatan masyarakat. (*)

Editor: Danang Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved