BATAM TERKINI

Harga Tiket Pesawat Domestik Mahal, Wisatawan Bisa Beralih Liburan ke Luar Negeri

Kunjungan wisatawan dalam negeri dikhawatirkan akan anjlok akibat harga tiket domestik yang mahal dan beralih ke luar negeri.

Harga Tiket Pesawat Domestik Mahal, Wisatawan Bisa Beralih Liburan ke Luar Negeri
TRIBUNBATAM.ID/DIPA NUSANTARA
Bandara Hang Nadim Batam terlihat sepi penumpang, Jumat (8/2/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pembatalan rute terbang sejumlah maskapai penerbangan tujuan dalam negeri, akibat sepinya penumpang, berpotensi membuat wisatawan nusantara (wisnus) yang datang ke Batam, menurun.

Sebaliknya, secara tidak langsung ikut membantu, mendongkrak peningkatan wisatawan  ke negara-negara tetangga.

Pilihan berwisata ke luar negeri, khususnya dari masyarakat Batam, Kepri, ke Singapura, Malaysia, Thailand atau negara lainnya, tampaknya menjadi hal yang paling mungkin dilakukan saat ini.

Dibanding harus direpotkan dengan harga tiket pesawat tujuan dalam negeri yang tinggi, belum lagi penerapan bagasi berbayar yang cepat membuat 'kantong jebol'.

"Inikan tak sesuai dengan yang dicanangkan Pak Jokowi. Targetnya sebanyak 20 juta wisman masuk ke Indonesia, dan 275 juta wisnus tahun 2019. Ini benar-benar membuat kita terpukul dari sisi jumlah wisnusnya," kata Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Kepri, Andika Lim.

Ia melihat, kebanyakan masyarakat memilih untuk 'wait and see' dulu', sebelum memutuskan untuk bepergian.

Tak Sadar Terekam CCTV, Pemuda Ini Nekat Gasak Uang Rp 15 Juta dalam Tas Milik Bosnya

Efek Bagasi Bayar, Supir Taksi Bandara: Penumpang Sekarang Cuma Bawa Ransel Trus Naik Ojek

Tak Ada Penumpang, 9 Penerbangan Lion Air dari Batam Jumat (8/2) Dibatalkan

7.000 Tenaga Honorer di Batam Terancam Tak Bisa Daftar Rekrutment PPPK 2019. Ini Alasannya!

FOLLOW JUGA : 

Sepinya wisnus yang datang ke Batam saat ini, membuat para pelaku usaha di Batam, Kepri, terpukul.

Tak hanya dari pelaku wisata yang bergerak di jasa hotel, restoran, pelaku usaha travel, pelaku-pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), sopir taksi, porter, dan lainnya pun, merasakan dampak yang sama.

"Lihat saja ke bandara, sepikan. Pasti ini juga dirasakan porter, taksi, tukang-tukang yang bungkus plastik bagasi di bandara," ujarnya.

Mewakili pelaku wisata di Batam, Kepri, Andika berharap persoalan ini bisa segera diatasi alias tidak berlarut-larut semakin lama.

Satu di antara dampaknya, bisa membuat perekonomian di Kepri merosot.

"Kami berharap dari Menteri Pariwisata, Menko, dan petinggi-petinggi di pemerintah pusat bisa berkoordinasi, memperbaiki keadaan ini," harap Andika.

"Kita juga tak minta murah sekali (harga tiket), tapi yang wajar. Gaji saja naik tak sampai 10 persen. Tapi harga tiket mau dua kali lipat naiknya," sambungnya. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved