PEMILU 2019

KPU Provinsi Kepri Ajak Masyarakat Perangi Hoaks dam Jadi Pemilih Cerdas

KPU Kepri mengajak masyarakat untuk memerangi hoaks dan menjadi pemilih cerdas saat pemilu 2019.

KPU Provinsi Kepri Ajak Masyarakat Perangi Hoaks dam Jadi Pemilih Cerdas
TRIBUNBATAM.ID/ANNE MARIA
Suasana talkshow bersama KPU Provinsi Kepri, KPU Kota Batam dan Bawaslu di PIH. 

KPU Provinsi Kepri Berharap Masyarakat Bisa Jadi Pemilih Cerdas

TRIBUNBATAM.id, BATAM - KPU Provinsi Kepri berharap masyarakat bisa menjadi pemilih yang cerdas.

Hal itu seperti yang diungkapkan oleh komisioner KPU Provinsi Kepri, Sriwati saat menjadi pembicara live talk show dengan Batam FM di PIH, Kamis (14/2/2019).

Dalam talk show yang bertemakan peran serta masyarakat dalam mewujudkan pemilu damai dan anti hoax itu ikut hadir perwakilan dari KPU Batam dan juga Bawaslu.

"Kita ikut gembira juga kalau ada kegiatan seperti ini. Sehingga kita bisa berinteraksi dengan masyarakat yang juga calon pemilih saat pemilu nanti," ujarnya.

Saat itu, KPU Kepri dan Batam pun menuturkan berbagai macam persiapan yang telah mereka lakukan untuk menyambut pesta rakyat tersebut. Mulai dari personil, anggaran, logistik hingga jumlah pemilih.

"Dengan talkshow ini kita bisa sama sama mendengar apa saja keluhan masyarakat terkait persiapan pemilu nanti. Termasuk kami juga bisa memaparkan ke masyarakat sudah sejauh apa persiapan kami. Inikan live, tadi juga ada yang bertanya via sambungan telepon dan audiens di lokasi acara," tuturnya.

KPU Batam Rakit 225 Kotak Suara Pemilu 2019, Pendistribusian Logistik Mulai April 2019

Dorong Partisipasi Pemilih Pemula, Relawan Demokrasi & KPU Gelar Sosialisasi di Madrasah Aliyah

Sambut Unjuk Rasa Mahasiswa, Ketua KPU Batam : Kita Akan Tindak Tegas Berita Hoaks

"Ya kami berharap dengan kegiatan ini, masyarakat jadi lebih terbuka informasinya, dan bisa jadi pemilih yang cerdas. Dalam artian bisa memberikan hak pilihnya pada pemilu nanti 17 April," tuturnya lagi.

Ia juga berharap masyarakat bisa turut memerangi berita maupun informasi hoax yang bertebaran terkait pemilu. Di sisi lain, kepada para audiens yang sebagian adalah mahasiswa, Sriwati berpesan agar mereka bisa menjadi petugas KPPS nantinya.

Menurutnya peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam mengawasi jalannya pemilu 2019 di Kepri.

Menurutnya kecurangan bisa terjadi karena individu masing masing. Namun hal tersebut dapat diminimalisir dengan pengawasan serta perekrutan petugas yang baik.

"Kecurangan itu munculnya dari masing-masing individu, ada gak niatnya. Kalau memang niatnya sudah jelek akhirnya timbul kecurangan. Tapi bisa diminimalis, jadi ayo awasi pada saat pemungutan suara bulan April mendatang," ucapnya.

Sementara itu, Station Manager Batam FM, Sri Suyanti mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian keinginan mensukseskan pemilu secara damai.

Sekaligus memberikan edukasi bagi masyarakat untuk memperhatikan setiap informasi yang beredar, apakah sebuah informasi benar atau tidak.

"Yang kami undang juga langsung sumbernya dan masyarakat yang memang bakal jadi pemilik hak suara nantinya. Ada mahasiswa, perwakilan organisasi kepemudaan, ibu ibu pengajian. Jadi kita tidak mengundang dari caleg atau parpolnya," kata Sri Suyanti. (ane)

Penulis: Anne Maria
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved