Polisi Amankan Satu Tersangka Lagi dalam Kasus Korupsi Proyek Pelabuhan Dompak

"Dia dituduh dalam pasal 55 turut serta melakukan perbuatan sebagai pihak perusahaan. Sejak tadi pagi ia diperiksa. Saya ditunjuk untuk mendampingi,"

Polisi Amankan Satu Tersangka Lagi dalam Kasus Korupsi Proyek Pelabuhan Dompak
Pelabuhan Dompak 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG- Abdul Rohim diamankan oleh pihak kepolisian Polres Tanjungpinang atas dugaan turut serta bersama-sama melakukan tindakan pidana korupsi Pelabuhan internasional Dompak pagi tadi pukul 10. 00 WIB dirumahnya, Selasa (12/3/2019).

Abdul Rohim selaku direktur utama PT KTMA menjadi satu tersangka baru.

Ia merupakan rekanan pembangunan proyek pembangunan pelabuhan internasional Dompak yang menelan total anggaran Rp 120 miliar.

Edward Arfa pengacara senior yang juga mantan ketua PN Tanjungpinang membenarkan kliennya tengah diperiksa oleh Polres Tanjungpinang.

"Dia dituduh dalam pasal 55 turut serta melakukan perbuatan sebagai pihak perusahaan. Sejak tadi pagi ia diperiksa. Saya ditunjuk untuk mendampingi," kata Edward Arfa ditemui di Mapolres Tanjungpinang, Selasa (12/3/2019).

Tergiur Motor Murah di Forum Jual Beli Batam, Pria Ini Ditangkap Polisi dan Dituduh Penadah

Sinopsis Sinetron Orang Ketiga SCTV Selasa, 12 Maret 2019, Apakah Kejahatan Indy akan Terbongkar?

JADWAL Bola Liga Champions Malam Ini Juventus vs Atletico Madrid, Rabu Pagi Jam 03.00 WIB Live RCTI

Susunan Pemain Persija Jakarta vs Shan United di Piala AFC 2019, Marko Simic atau Silvio Escobar?

Secara kedudukan proyek pembangunan kliennya sebagai direktur utama PT KTMA pusat.

Sementara satu tersangka lain yang kini sebagai terdakwa disidangkan di PN Tanjungpinang Berto, sebagai direktur Cabang PT KTMA.

"Saya sudah sampaikan kepada klien saya agar kooperatif. Sampaikan jawaban yang sesuai. Jangan jawabnya muter-muter nanti bingung sendiri," katanya.

Pesan Edward, klienya diharapkan kooperatif. Selain itu jujur menjawab semua jawaban yang dilontarkan oleh pemerintah penyidik Polres Tanjungpinang.

Sejauh ini kordinasi yang dilakukan pihaknya juga menilai Polisi profesional dan baik menjalankan tugas sebagai penyidik.

Namun sejauh mana peran ikut serta melakukan dugaan korupsi, Edward belum menguasai secara detil apa permasalahan.

Karena baru hari ini ia diminta untuk mendampingi permasalahan tersebut.

"Saya kurang tahu. Yang pasti ini ikut serta Pasal 55 lah. Coba lihat dulu peran Berto, nah itu urutannya disitu," ungkapnya.

Salah seorang aggota Polisi yang juga melakukan penangkapan membenarkan bahwa satu tersangka lain kasus Pelabuhan Dompak sudah diamankan.

Sementara kasat Reskrim mengaku sibuk dan tidak tahu saat dikonfirmasi serta menyarankan untuk menanyakan ke Kanit Tipikor.(wfa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved