PEMILU 2019

Jelang Pemilu 2019, Walikota Batam: Tak Perlu Saling Serang di Medsos

Wali Kota Batam, Rudi mengingatkan masyarakat Batam, untuk tetap menjaga kekompakan dan tidak saling menyerang di media sosial.

Jelang Pemilu 2019, Walikota Batam: Tak Perlu Saling Serang di Medsos
TRIBUNBATAM/ALFANDI SIMAMORA
Wali Kota Batam Muhammad Rudi 

Jelang Pemilu 2019, Walikota Batam: Tak Perlu Saling Serang di Medsos

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Gelaran Pemilu 17 April semakin dekat, Wali Kota Batam, Rudi mengingatkan masyarakat Batam, termasuk dirinya sendiri untuk tetap menjaga kekompakan.

Hal ini disampaikannya, melihat fenomena kegaduhan yang terjadi antar kubu pendukung calon presiden di media sosial (medsos) saat ini.

"Pemilu 17 April, tapi dari awal sampai hari ini, saling menyalahkan. Kita pro nomor 1, pro nomor 2, saling serang-menyerang," kata Rudi, baru-baru ini.

Ia melihat, apa yang dilakukan itu tidak ada untungnya.

Terlebih, jika dukungan yang diberikan dengan menjelek-jelekkan lawan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang didukung.

"Apa untungnya menjelekkan nomor 1, dan nomor 2? Dua-duanya yang rugi adalah kita. Karena dapat mengurangi apa yang telah kita lakukan, baik dosa dan pahala," ujarnya.

Hal ini juga dapat menggerus rasa kekompakan dan kebersamaan di tengah-tengah masyarakat.

Siswa SMKN 2 Batam Ikuti UNBK, PLN Jamin Tak Akan Matikan Lampu Saat Ujian

Kepala Sekolah Cabuli 3 Siswi di Kamar Mandi, Ketahuan Saat Keluar Toilet Dengan Siswinya

INGAT! 3 Hari Kedepan Sejak Hari Ini, Sejumlah Wilayah Batam Akan Mati Lampu. Cek Jadwalnya Disini

Gagal Tagih Hutang ke Orangtuanya, Debt Collector Cabuli Anak Nasabahnya di Tanjung Uncang Batam

Karena itu, sebagai pimpinan daerah di Batam, Rudi meminta masyarakatnya untuk menyudahi aksi saling serang di media sosial antar pendukung itu.

"Sudahlah. Kita hentikan saja apa yang ada di medsos bapak/ibu. Nanti 17 April tinggal tentukan, mau pilih siapa saja, yang tahu bapak atau ibu sekalian. Kenapa ribut-ribut di luar? Yang rugi kita sendiri," kata Rudi.

Ia lantas mengingatkan, dari dua pasangan calon Presiden dan wakil presiden itu, satu di antaranya pasti akan menjadi presiden dan wakil presiden.

Terlepas, yang terpilih ini menjadi calon yang didukung ataupun tidak.

"Karena itu, kita hentikan saja. Kalau kita baca informasi siapa betul, siapa salah. Tak perlu dikeluarkan, cukup dipikirkan saja," ujarnya.

Rudi mengingatkan, bangsa Indonesia hari ini, harus dibangun dengan semangat kebersamaan dan kekompakan masyarakatnya. Tujuannya tidak lain, demi mencapai Indonesia yang lebih baik lagi.

"Kalau hari ini kita mencela, yang rugi adalah kita. Dulu Malaysia berada di bawah Republik Indonesia, hari ini kita yang berada di bawah. Kalau tidak dijaga, kita akan terpuruk ke bawah. Makanya, hentikan. Kita bangun sama-sama bangsa ini," kata Rudi. (tribunbatam.id/dewi haryati)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved