PEMILU 2019

Kotak Suara Hendak Dibuka Petugas KPPS, Warga Protes karena Belum Bisa Mencoblos

Warga menolak petugas KPPS di di TPS 027 Komplek perbengkelan RT02/RW Tanjung Riau, Sekupang, Batam yang hendak membuka kotak suara untuk menghitung

Kotak Suara Hendak Dibuka Petugas KPPS, Warga Protes karena Belum Bisa Mencoblos
TRIBUNBATAM
Warga menolak petugas KPPS di di TPS 027 Komplek perbengkelan RT02/RW Tanjung Riau, Sekupang, Batam yang hendak membuka kotak suara untuk menghitung surat suara. 

TRIBUNBATAM.id - Warga menolak petugas KPPS di di TPS 027 Komplek perbengkelan RT02/RW Tanjung Riau, Sekupang, Batam  yang hendak membuka kotak suara untuk menghitung surat suara.

Warga protes karena mereka mereka belum memberikan hak suara. 

"Kami tidak mau kotak suara di buka dan surat suara yang sudah dicoblos dibuka, kami mau mencoblos dulu dan memberikan hak suara kami, kalau tidak, ga bisa, jangan main- main ngajak ribut namanya ini," ungkap ratusan warga yang masih menunggu di TPS 027, Rabu (17/4/2019).

Warga pun mengaku kesal, sebab tidak dapat memberikan hak suaranya ditengah surat suara habis, sementara merekapun sudah sejak pagi menunggu dari pukul 09:00 Wib.

"Kami memiliki KTP-el sesuai dengan alamat disini, kenapa kami tidak bisa memberikan hak untuk memilih. Hak kami di kemanakan," ungkap ratusan warga yang tidak bisa lagi menahan emosi setelah sekian lama menunggu surat suara yang tidak ada kepastian.

Live Streaming Quick Count Pilpres 2019 Tv Online Lengkap, TV One, Metro TV hingga Kompas TV

Warga juga menyebutkan, hampir 120 orang warga yang datang tidak bisa memilih, baik itu warga yang mempunyai undangan dan tidak terdaftar di DPT.

Sementara yang sudah mencoblos hanya sebanyak 90an orang, padahal warga disni hampir 300 lebih warga yang sudah bisa memilih.

"Ini tidak adil, hak kami dikemanakan, kenapa kami tidak bisa memilih,"ungkap sejumlah warga.

Disamping itu, suasana di tempat pemungutan suara (TPS) 027 terlihat salah seorang ibu warga dilokasi TPS sampai terlihat ingin menangis untuk meminta hak pilihnya.

"Kami warga disni , dan memang tidak masuk DPT, mana hak kami sebagai warga disini,"pungkasnya.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved