PEMILU 2019

BPJS Kesehatan Akan Tanggung Pengobatan Caleg Stress Karena Gagal di Pemilu 2019

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Karawang menanggung biaya pengobatan bagi calon legislatif (caleg) yang stres akibat gagal pada Pe

BPJS Kesehatan Akan Tanggung Pengobatan Caleg Stress Karena Gagal di Pemilu 2019
TRIBUN JAKARTA
BPJS Kesehatan Akan Tanggung Pengobatan Caleg Stress yang Gagal di Pemilu 2019 

BPJS Kesehatan Akan Tanggung Pengobatan Caleg Stress yang Gagal di Pemilu 2019

TRIBUNBATAM.id - Belajar dari pengalaman pemilu-pemilu sebelumnya, biasanya setelah hasil pemilu dikeluarkan, banyak calon legislatif (caleg) yang stres atau depresi.

Penyebabnya tentu saja karena tak kuat menanggung kecewa yang teramat sangat akan kegagalannya dalam mencalonkan diri.

Walhasil, sisi psikis mereka tertekan hingga menggerogoti kesehatan mental maupun fisik.

Untuk hal tersebut, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Karawang menanggung biaya pengobatan bagi calon legislatif (caleg) yang stres akibat gagal pada Pemilu 2019.

Demikian disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Karawang Unting Patri Wicaksono Pribadi saat konferensi pers soal pembayaran klaim di Kantor BPJS Kesehatan Karawang, Selasa (16/4/2019),

Lakukan Sujud Syukur, Prabowo Klaim Kemenangan Pilpres 2019 dengan 62 Persen

Unggul Quick Count Pilpres 2019, Ini Alasan Jokowi Tak Klaim Kemenangan Menurut Yenny Wahid

Hasil Quick Count Pilpres 2019, Prabowo Unggul di Sumatera-Sulawesi, Jokowi Jawa-Bali-Papua

Hasil Pilpres 2019, AHY Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Resmi Pemilu 2019 dari KPU

"Para caleg tak perlu khawatir, jika depresi karena gagal pemilu akan kami biayai sampai sembuh. Asal terdaftar, punya kartu dan aktif membayar premi, artinya tidak menunggak pembayaran," kata Unting.

Unting mengungkapkan, prosedur pembiayaan tersebut sama seperti pasien BPJS Kesehatan dengan penyakit umum.

Penyakit para caleg gagal ini dijamin BPJS Kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 59 tahun 2014 tentang Tarif Standar Pelayanan JKN, yang mneyebutkan, BPJS bisa membiayai peserta yang menderita depresi, gangguan kepribadian, gangguan bipolar, skizofrenia dan berbagai penyakit mental lainnya.

Hari Kartini 2019, Ini 7 Kata Bijak RA Kartini yang Mampu Memotivasi Kaum Perempuan

Hasil Pilpres 2019, AHY Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Resmi Pemilu 2019 dari KPU

Hasil Quick Count Pilpres 2019, Prabowo Unggul di Sumatera-Sulawesi, Jokowi Jawa-Bali-Papua

Pembiayaan itu, kata dia, bisa meng-cover pengobatan dari mulai stres ringan, sedang, hingga berat.

BPJS akan mengobati para caleg yang depresi, mulai dari pemeriksaan awal sejak dari puskesmas, poliklinik hingga dirujuk ke RSJ Cisarua.

"Bahkan, jika para caleg stres mesti dirujuk ke RSJ akan kami biayai," kata dia.

Hanya saja, kata dia, pihaknya tidak mengetahui berapa jumlah caleg yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan di Karawang dan Purwakarta.

"Untuk jumlah (caleg) dan orang per orangnya saya kurang tahu," katanya. Pada Pemilu 2019 ini, ada sebanyak 668 mengikuti kontestasi menuju kursi DPRD Karawang.

Belum lagi yang nyaleg di tingkat provinsi hingga DPR RI. (Farida Farhan)

Editor: Danang Setiawan
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved