TKW Terancam Hukuman Mati di Singapore. Majikan Tewas dengan 98 Luka, Rancang di Buku Harian

Daryati (26), seorang TKW (tenaga kerja wanita) asal Indonesia terancam hukuman mati di Singapore karena membunuh majikannya secara sadis.

TKW Terancam Hukuman Mati di Singapore. Majikan Tewas dengan 98 Luka, Rancang di Buku Harian
The Straits Times
Daryati (kiri), TKW yang terancam hukuman mati setelah membunuh majikan bernama Nyonya Seow Kim Choo di Singapore 

TRIBUNBATAM.id, SINGAPORE - Daryati (26), seorang TKW (tenaga kerja wanita) asal Indonesia terancam hukuman mati di Singapore karena membunuh majikannya secara sadis.

Sang majikan bernama Nyonya Seow Kim Choo, dibunuh dengan brutal.

Terlihat dari 98 luka oleh pisau, umumnya di bagian kepala, leher dan wajahnya.

Baru Sebulan Kerja, Pembantu Asal Indonesia Bunuh Majikan di Singapore. Motifnya Aneh: Kangen Pacar

Jenazah Rizal Bergerak Saat Dimandikan, Keluarga Kaget dan Membawa ke Rumah Sakit

Diduga Kelelahan, Seorang Petugas KPU Terserang Stroke dan Pecah Pembuluh Darah

Perbuatan itu dilakukan Daryati yang baru sebulan bekerja sebagai pembantu di rumah majikannya itu di Telok Kurao.

Dalam persidangan di pengadilan Tinggi Singapore, jaksa mengungkapkan bahwa pembunuhan kejam ini sudah dirancang Daryati di buku hariannya sebelum pembunuhan.

Polisi melakukan penyidikan di rumah tempat pembantu Indonesia bunuh majikan di Singapore
Polisi melakukan penyidikan di rumah tempat pembantu Indonesia bunuh majikan di Singapore (The Straits Times)

Kasus pembunuhan ini terjadi pada 7 Juni 2016, sementara Daryati baru mulai bekerja pada tanggal 26 April atau sekitar sebulan lebih.

Anehnya, pembantu ini membunuh majikannya karena alasan sepele, rindu dengan kampung dan kekasihnya yang berada di Hong Kong.

Dilansir TribunBatam.id dari The Straits Times Singapore, Daryati (26) dinyatakan bersalah karena telah membunuh majikannya bernama Nyonya Seow Kim Choo yang berusia 59 tahun.

 Terkapar dengan Mulut Berbusa, Simak Fakta 4 Cleaning Service Kejang Usai Minum Kopi Keliling

 GEGER LAGI Penemuan Korban Mutilasi, Mayat Tanpa Kepala Dalam Ember di Pinggir Sungai

 Hasil Real Count Sementara Pileg 2019, PDI-P Teratas Disusul Golkar dan Gerindra

Namun, baru sebulan kerja, Daryati mengaku sangat rindu ingin pulang kampung dan kekasihnya di Hong Kong.

Karena sudah terikat kontrak kerja, Daryati tentu tidak bisa meninggalkan pekerjaan begitu saja.

Lalu, terbersitlah rencana untuk membunuh majikan agar bisa mendcuri paspornya yang disimpan di brankas majikan untuk kabur dari rumah tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved