Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Ancam Mundur 4 Bulan Lagi, Ketua HMI Sumut: Jangan Baper
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan dirinya akan mundur empat bulan lagi jika masyarakat Sumatera Utara tidak mau dipimpin olehnya.
TRIBUNBATAM.id, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan dirinya akan mundur empat bulan lagi jika masyarakat Sumatera Utara tidak mau dipimpin olehnya.
Hal itu disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat memberikan sambutan pada kegiatan Peresmian Kantor PWI Sumut yang dirangkai dengan kegiatan Jalan Sehat, Minggu (28/4/2019) lalu, seperti dilansir Gatra.
Menanggapi pernyataan tersebut, Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Utara Periode 2018-2020 Muhammad Alwi Hasbi Silalahi mengatakan, sebaiknya Gubernur Edy Rahmayadi tidak bicara seperti itu di depan khalayak ramai.
• Kapal TNI Ditabrak di Natuna, Menteri Susi: Tanggal 5 Tenggelamkan 51 KIA, Terbanyak Vietnam
• Pengacara Vanessa Angel Yakin Rekayasa, Transfer Uang Booking Rp 80 Juta Bukan dari Rian Subroto
• Merokok saat Berkendara Denda Rp 750 RIbu, Kadishub Kepri Sebut Dalam Tahap Sosialisasi
Ia menilai Gubernur Sumatera Utara terlalu bawa perasaan.
"Saya pikir tak pantas seorang pemimpin bicara seperti itu, apa yang disampaikan Pak Gubernur pada hari Minggu lalu terkesan terlalu bawa perasaan," ungkap Hasbi dalam siaran pers yang diterima Tribun-Medan.com, Senin (29/04/2019).
Hasbi mengatakan seorang pemimpin itu harus selalu menularkan energi positif melalui narasi optimisme dan harus selalu melontarkan pernyataan-pernyataan yang membangkitkan semangat orang yang dipimpinnya.
Bukan sebaliknya, mengeluarkan narasi-narasi pesimistis.
Lanjut Hasbi, jika masih banyak pro dan kontra atas kepemimpinan pak Gubernur Sumut itu adalah konsekuensi yang harus diterima oleh seorang Gubernur.
Jika siap menjadi Gubernur harus siap juga untuk menerima segala macam pandangan dan pola pikir masyarakat yang dipimpinnya.
"Pak Edy ya harus terima segala konsekuensi menjadi Gubsu itu, jika pak Edy beranggapan masih banyak rakyat Sumut yang tidak mau dipimpin olehnya. Ya itulah tugas pemimpin untuk bisa merubahnya agar masyarakat Sumut jadi lebih baik. Jangan sedikit-sedikit baper," katanya.
Terakhir Hasbi berharap Gubsu untuk terus fokus pada kinerja pemerintahan dan tidak lagi melontarkan pernyataan-pernyataan kontroversial yang tidak bermakna dan tidak memberikan semangat masyarakatnya.
"Pak Gubsu fokus pada kinerja pemerintahan saja," tandasnya.
Marah di Musrenbang

Sebelumnya beberapa kali Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi melontarkan kekecewaannya.
Teranyar kekecewaan Edy meledak saat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2020, Jumat (12/4/2019), karena sejumlah Bupati dan Wali Kota tidak hadir langsung, melainkan diwakilkan.