BATAM TERKINI

Hindari Permainan Harga, Pedagang di Pasar Diminta Buat dan Pajang Daftar Harga Sembako

Kepala Disperindag Batam Gustian Riau mengatakan akan menginstruksikan seluruh pedagang di pasar untuk menuliskan harga barang pokok di atas dagangan.

TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau 

Selama Bulan Ramadan, Disperindag Operasi Pasar Seminggu Sekali

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Menjelang bulan puasa dan Idul Fitri, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau mengatakan akan menginstruksikan seluruh pedagang di pasar untuk menuliskan harga barang pokok di atas dagangannya.

Instruksi ini dibuat semacam pengumuman untuk seluruh pasar.

"Kami lagi giatkan ini membuat semacam pengumuman harga barang pokok itu sudah tertulis semuanya di situ. Sudah tertera jadi konsumen bisa langsung melihat," ujar Gustian, Rabu (1/5/2019).

Diakuinya cara ini dilakukan untuk menghindari adanya pedagang dan pelaku usaha yang memainkan harga kepada konsumen saat momen puasa.

Sehingga kondisi harga di pasar terjaga stabilitasnya.

Sementara itu, lanjut Gustian, secara umum harga bapok masih dalam kondisi stabil.

MAY DAY 1 MEI - Kerahkan 10.000 Massa, Ini 6 Tuntutan FSPMI Batam saat Hari Buruh Internasional

DAFTAR 15 Ucapan Selamat Hari Buruh (May Day) Diperingati 1 Mei Dalam Bahasa Indonesia dan Inggris

MAY DAY 1 MEI - Miliki Kisah Panjang, Ternyata Begini Sejarah Hari Buruh Internasional (May Day)

Ditentukan Sesuai Zona, Ini Dia Daftar Tarif Baru Ojek Online Mulai Berlaku 1 Mei 2019

Bahkan harga cabai rawit yang sempat melonjak namun sudah turun hingga 50 persen.

"Cabai selama ini tidak naik laut tapi naik pesawat. Jadi kenaikan harganya tinggi. Kedua barang masuk ke Batam itu sulit. Kita sudah menyampaikan bea cukai untuk memudahkan barang masuk sembako. Hari ini harga cabai 35 ribu dari Rp 80 ribu," paparnya.

Pihaknya akan melakukan operasi pasar seminggu sekali di beberapa pasar. Hal ini untuk menjaga stabilitas harga di bulan Ramadan.

Gustian mengakui termasuk juga stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Batam masih dalam kategori aman dan tidak ada kelangkaan. Di antaranya stok premium dan LPG 3 kilogram.

"Kita tetap pantau para distributor dan agen. Jangan dia menyetok barang-barang sehingga waktu dibutuhkan masyarakat harganya naik. Selama 2 hari sekali kami pantau," katanya.

Khusus LPG 3 kilogram, kata dia, pihaknya sedang menata seluruh kecamatan dan kelurahan. Disperindag mendata berapa jumlah kebutuhan gas LPG disetiap Kecamatan.

"Banyak agen LPG yang berdekatan satu sama lain. Kami baru mendata 5 kecamatan sejauh ini. Baru kami bagi. Kalau perlu tambahan maka kami tambah. Supaya tidak ada monopoli. Tak boleh satu orang punya 2 agen. Termasuk premium dan biosolar kami akan rapat lagi bahas stoknya," tegasnya. (tribunbatam.id/roma uly sianturi)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved