BATAM TERKINI
e-Parking Molor, DPRD Batam Tuding Dishub Melelahkan
Penerapan e-parking yang masih belum ada kejelasan dan molor beberapa bulan dari rencana, membuat anggota DPRD Batam gerah.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sistem e-parking di Kota Batam, Provinsi Kepri, yang awalnya akan diterapkan awal 2019 hingga kini masih belum juga terealisasi.
Padahal, sistem e-parking ini digadang-gadang mendongkrak PAD dan menekan kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir yang ditargetkan Rp 15 miliar pada 2019.
Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Jefry Simanjuntak akhirnya angkat bicara, Rabu (10/7/2019).
Menurutnya, penerapan sistem e-parking di Kota Batam hanya rencana.
Mengutip, laporan triwulan dari kinerja APBD 2019 belum ada laporan tentang parkir elektronik.
"Kalau diundang (Komisi III DPRD Batam), Kepala Dinas Perhubungan Batam, Rustam Efendi tak pernah hadir. Begitu juga saat diundang rapat dengar pendapat (RDP)," katanya.
Padahal RDP itu bertujuan untuk menjelaskan dan mencari akar permasalahan suatu laporan.
• Diskon Pajak Super, Kepala BP Batam Yakin Investor Makin Banyak Masuk Batam
• Dijual Seharga Rp 100 Ribu, Golden Nails Tawarkan Kuteks Halal, Ini Bedanya dengan Kuteks Biasa
• Inilah Daftar SPBU di Sagulung dan Batuaji, Batam
"Komisi 3 memang sangat menyesalkan sikap Dishub Batam yang kami anggap sangat melelahkan. Padahal Wali Kota Batam menegaskan target PAD tahun ini tak tercapai," tuturnya.
Anggota Dewan yang cukup kritis ini meminta ketegasan Wali Kota Batam untuk mengevaluasi kembali kinerja Kadishub Batam.
"Wali Kota Batam harus berani mengambil sikap tegas ke para pimpinan OPD nya. Jika mampu merealisasikan programnya, ganti orang yang sanggup, mau dan mampu menjalankan program Wali Kota Batam," katanya.
Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Rustam Effendi membantah dirinya tak pernah mengikuti RDP di Komisi III DPRD kota Batam.
Bahkan sebelum Idul Fitri dan sesudahnya dirinya tetap mengikuti RDP jika diundang oleh Komisi III DPRD Kota Batam sebagai mitranya.
"Saya datang. Sebelum Lebaran, sesudah Lebaran datang dan ikut RDP. Mungkin pas saya datang Pak Juntaknya tak ada. Makanya tak ketemu," ujar Rustam sembari tertawa.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Parkir Dishub Kota Batam, Alexander Banik mengungkapkan pihaknya sedang menyederhanakan aplikasi e-parking.
"Sekarang 2 aplikasi harus di download. Pertama aplikasi e-parking punya kita (Dishub) kedua aplikasi t-cash buat pembayaran. Ternyata itu terlalu ribet. Pak Wali minta disederhanakan lagi. Sekarang kita lagi proses penyederhanaan," ujar Alex kepada Tribun, Rabu (10/7/2019) sore.
Alex berharap proses ini bisa diselesaikan secepatnya. Sehingga bisa diterapkan di Kota Batam untuk menghindari adanya kebocoran. (tribunbatam.id/roma uly sianturi)