Pesawat Jatuh

Meletup Keras tetapi tak Sempat Ada Kobaran Api

Meski sempat terdengar ledakan yang keras, namun karena jatuhnya di lokasi lumpur tidak membuat gumpalan api

Laporan Hadi Maulana, wartawan Tribunnewsbatam

BATAM, TRIBUN - Pesawat Cassa 212 (SMAC) yang  jatuh di Desa  kampel Malangrapat Simpang berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Sabtu (12/2/11) siang kondisinya memprihatinkan. Pesawat tersebut patah menjadi tiga bagian.

Karena jatuhnya tidak jauh dari pemukiman warga, kecelakaan itu sempat mengagetkan warga. "Hanya berjarak lebih kurang 500 meter saja dengan lokasi pemukiman," kata Sayamsul, warga Desa Kampel Malangrapat Simpang Berakit.

Diakuinya musibah sempat mengejutkan warga sekitar, terlebih letupannya yang membuat masyarakat penasaran. Warga sekitar pun langsung berbondong-bondong keluar rumah guna menyaksikan kejadian tersebut dari dekat.

"Meski sempat terdengar ledakan yang keras, namun karena jatuhnya di lokasi lumpur tidak membuat gumpalan api yang begitu besar," ungkap Syamsul seraya menambahkan pesawat tersebut tenggelam hingga kedalaman empat meter di lumpur.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved