Pesawat Jatuh
Terlacak Radar Setelah 22 Menit Terbang
Tevi, Pesawat Tidak Terlacak Radar Setelah 22 Menit Terbang
BATAM, TRIBUN-Pesawat Cassa 212 Sabang Merauke Raya Air Charter atau SMAC sebelum jatuh di wilayah Berakit, Bintan, Sabtu (12/2) terbang dari Batam pada pukul 13.18 WIB.
Hal ini dibenarkan oleh, Elvi Amir yang biasa disebut (Tevi) selaku kepala Air Traffic Control (ATC) Bandara Hang Nadim Batam. Setelah melakukan penerbanggan sekitar 22 menit pihak ATC Bandara Hang Nadim Batam kehilanggan kontak dengan pilot pesawat SMAC tersebut.
"Tepatnya pada pukul 13.40 WIB kita kehilanggan kontak dengan pilot, pesawat tidak terlacak lagi oleh radar kita. Kita belum tahu penyebab terjatuhnya pesawat ini,"ujar Tevi saat dihubunggi tribun melalui telfon nya.
Sementara itu perwakilan managemen pasawat SMAC yang berada di lantai dua Bandara Hang Nadim Batam saat dihubunggi belum bersedia memberikan keteranggan. Salah seorang petugas yang mengaku bernama Bowo ini hanya mengatakan tidak berwenang menjelaskan paska terjatuhnya pesawat tersebut.
"Manager saya ibu Yanti sedang berada di TKP mas, langsung saja sama beliau. Saya tidak ada wewenang memberikan keteranggan,"ujar Bowo singkat sambil menutup telfonnya.
Sementara itu Kabag Humas Bandara Hang Nadim Batam, Hendrawan saat dihubunggi selalu gagal. Telfon milik nya saat dihubunggi mengatakan, telfon yang sedang anda hubunggi sedang tidak aktif.