Kriminal

Gara-gara "Pantat" Maling Akhrinya Tertangkap

Dewi Lumpuhkan Kawanan Rampok

Laporan Ucu Rahman, wartawan Tribunnews Batam

BATAM, TRIBUN- Maling satu ini terbilang nekat. Tapi lebih nekat lagi Dewi Irawati (20), korban yang kamarnya dimasukin Anton Siahaan.

Dewi memberikan perlawanan walau tubuhnya babak belur oleh Anton. Untung warga cepat datang membantu setelah mendengar teriakan maling dari tempat kos Dewi, yang beralamat di blok F Nomer 10 Genta I, Batuaji.

Dewi yang saat itu hanya sendirian di dalam rumah berusaha menghentikan langkah Anton yang hendak keluar menuju pintu utama rumah. Pelarian Anton sempat terhenti hingga tidak bisa berbuat apa-apa kecuali melawan pemilik rumah, Kamis (24/3) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Saya lagi masak di dapur. Saya lihat maling itu keluar dari dalam kamar saya. Saya teriak sambil memegang bajunya. Tapi dia pukul saya, saya teriak lagi minta tolong warga," ujar Dewi.

Pukulan Anton Siahaan ini membuat tubuh Dewi terjungkal ke lantai ruang tamu. Lagi-lagi Dewi tidak menyerah, melihat Anton kabur Dewi berusaha menghadang, tangannya sekejap memegang pintu teralis pagar rumahnya. Tubuh Anton sempat terjepit, namun Anton tetap bisa melarikan diri.

Warga yang mendengar teriakan Dewi serentak keluar dari dalam rumahnya masing-masing. Warga berusaha mengejar Anton bersama seorang temannya yang sudah siap diatas motor Vega ZR BP 5741 FO.

Sebelum duduk diatas jok motor, Anton sempat mengejek warga dengan membuka celananya dan mempertontonkan pantatnya dan mengoyang-goyangkan ke arah warga yang akan mengejarnya. Warga makin geram, dan berusaha menghubungi warga dari kampung seberang untuk mengepung pelarian Anton.


Selanjutnya di edisi Cetak Tribun Batam

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved