Legislatif
Basri : Kalau Tidak Ada Hasil untuk Apa Kunjungan Kerja
Basri : Kalau tidak ada hasil untuk apa kunjungan kerja..
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Kunjungan kerja anggota dewan di Indonesia kini sedang menjadi sorotan. Sebagian masyarakat menilai apa yang menjadi agenda tetap anggota DPR dan DPRD ini hanya kegiatan yang menghambur-hamburkan uang negara saja.
Namun hal ini ditolak mentah-mentah oleh Ketua Komisi I DPRD Batam, Basri Harun. Karena menurutnya, setiap kali selesai melakukan kunjungan kerja maka anggota dewan akan membawa pulang hasil yang bisa diterapkan di Batam.
"Enggak benar. Saya berpendapat bahwa kungker itu tetap mendapatkan hasil. Kalau tidak ada hasil perubahan, untuk apa kungker. Tujuan kungker untuk mencari atau pembanding apa yang sudah dan belum dilakukan di Batam," kata Basri di ruang kerjanya, Jumat (6/5/2011).
Menurutnya, kunjungan kerja merupakan suatu kegiatan yang sudah diatur. Dan setiap kerja yang dilakukan oleh anggota DPRD sudah dilindungi oleh Undang-undang.
Khusus di Komisi I, selalu dilakukan evaluasi setiap kali usai kunjungan kerja. Sehingga hal-hal yang baik di daerah kunjungan, yang belum diterapkan bisa mulai diterapkan di Batam.
Selain itu, setiap kali kunjungan kerja DPRD selalu didampingi mitra kerja yang terkait di Komisi I. Seperti semua penegak hukum, Badan Kesbangpol Linmas, Badan Kominfo, BKD, Satpol PP, Inspektorat, dan Camat di lingkungan Pemko Batam.
Untuk Komisi I, kunjungan kerja dilakukan ke daerah-daerah yang dinilai baik dalam pengelolaan hukum dan pemerintahannya, sesuai bidang kerja Komisi I. Misalnya masalah perizinan, keamanan, pemerintahan, perlindungan konsumen, dan lainnya.
"Misalnya perizinan di Surabaya. Tentang izin bidang usaha jasa, pengadaan tenaga kerja, sekuriti, dan sebagainya. Atau tentang penerimaan CPNS. Hasil kungker akan kita rekomendasikan ke pemerintah, selain itu kita juga selalu didampingi mitra," tutur Basri.