Polemik UMK 2012
Sani: Soal UMK Batam Kalau Hari, Yah Hari Ini
Sani: Soal UMK Batam Kalau Hari, Yah Hari Ini
TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG-Gubernur Kepri HM Sani, Kamis (08/12) mengharapkan dewan pengupahan provinsi sesegera mungkin menghasilkan rekomendasi upah minimum kota (UMK) Batam usulan terbaru. Kendatipun demikian, Sani mengaku tidak mengintervensi pertemuan dewan pengupahan provinsi dalam membahas usulan UMK tersebut.
"Saya bilang segera. Kalau hari ini, yah hari ini. Kalau besok, yah besok. Biar bagaimana pun juga saya tidak bisa mengintervensi. Tetapi kita tentu bicara dong," ungkap Sani berdiplomasi.
Sani menjelaskan, usulan UMK terbaru dari dewan pengupahan kota Batam sampai ke tangannya, Rabu (07/12) sore. Segera setelah menerimanya, dia langsung mendisposisikan usulan tersebut pada malam harinya dan selanjutnya menyerahkannya kepada kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kepri Kamis (08/12). Sani memperkirakan Jumat (09/12) usulan UMK terbaru dari dewan pengupahan kota Batam itu akan dibahas oleh dewan pengupahan provinsi.
"Setelah itu baru sampai ke saya. Karena tak mungkin saya buat langsung saya teken. Mekanismenya adalah dari dewan pengupahan kabupaten/kota ke dewan pengupahan provinsi. Pokoknya apa yang diusulkan itulah yang jadi acuan bagi dewan pengupahan provinsi untuk membicarakannya. Setelah itu baru tinggal filing saya saja. Tetapi tentunya kita tampung juga aspirasi dari para pengusaha. Makanya kita coba bicarakan dalam dewan pengupahan ini," jelas Sani kepada wartawan.
Cepat lambatnya hasil rekomendasi dewan pengupahan provinsi sangat mempengaruhi waktu pengesahan Sani terhadap UMK Batam. Sani yang akan berada di Semarang dalam 2 hari mendatang mengaku bisa mengesahkan hasil rekomendasi itu di Semarang kalau sudah selesai dibahas oleh dewan pengupahan provinsi.
"Saya pikir kalau dewan pengupahan sudah siap, kita juga juga bisa lakukan (tanda tangan_red). Kalau sudah, saya bawa ke sana (Semarang-red), saya teken di sana. Tetapi ingat, saya tidak bisa teken pada hari libur; saya tentu tak bisa teken pada hari Minggu. Nanti saya pula," kata Sani. (tom)