Pendidikan
Wagub Kepri Resmikan Gedung SMKN 5 Batam
Wagub Kepri Resmikan Gedung SMKN 5 Batam, Siapkan Tenaga Trampil Tingkat Menengah
Laporan Tribunnews Batam, Zabur Anjasfianto
TRIBUNNEWSBATAM.COM,BATAM -Pertumbuhan industri di Kota Batam sangat pesat, khususnya industri yang begerak dibidang kapal. Sesuai dengan data dari Disprindag Kota Batam, tahun 2011, sebanyak 119 perusahaan galangan kapal dengan kebutuhan tenaga kerja lebih dari 25 ribu orang.
Untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan yang ada di Kota
Batam khusunya perusahaan galangan kapal, maka sejak tahun 2009 Dinas
Pendidikan (Disdik) Kota Batam menetapkan SMKN 5 Batam sebagai SMK
Perkapalan. Adapun salah satu visi menyiapkan tenaga trampil tingkat
menengah untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja dibidang teknik
perkapalan. Demikian disampaikan Kepala SMKN 5 Batam, Agus Sahrir dalam
peresmian gedung SMK Perkapalan oleh Wakil Gubenur Kepri, Soerya
Raspationo, Sabtu (11/2).
Agus Sahrir mengatakan sekolah yang terletak di Kavling Kamboja, Dapur
12, Kelurahan Sei Pelunggut, Sagulung ini sudah digunakan sebagai proses
belajar mengajar sejak tiga tahun lalu. Disekolah tersebut terdapat 480
siswa, masing-masing tersebar di lima jurusan yang ada.
Yakni jurusan
Teknik Pengelasan Kapal, Teknik Kelistrikan Kapal, Teknik Rancang Bangun
Kapal, Teknik Instalasi Pemisinan Kapal dan IT Multimedia. Beberapa
prestasi telah ditorehkan siswa SMKN 5 Batam. Diantaranya dalam lomba
kompetensi siswa berhasil meraih juara 1 pengelasan.
"Saat ini SMKN 5 Batam menempati lahan di area seluas 4,1 hektar yang
terbagi dalam 5 PL. Namun dari 4,1 hektar tersebut, 2,5 hektarnya masih
dikuasai penggarap yang terbagi dalam 3 PL. Pembebasan lahan masih
terkendala sehinga sulit bagi sekolah untuk mengembangkan. Majelis guru
masih belum bisa kutak-katik, karena terkait ganti rugi," ujarnya.
Sementara Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Soerya Respationo meresmikan
Gedung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Perkapalan pertama di Kepri, SMKN
5 Batam. Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine pembukaan
selongsong papan nama.
Dan penandatanganan prasasti peresmian SMKN 5
Batam. Soerya sendiri berjanji akan terus memperjuangkan kekurangan
kebutuhan sekolah tersebut. Bahkan pihaknya mengupayakan pembangunan
akses jalan masuk ke sekolah tersebut.
"Kita akan cari solusinya dalam masalah yang dihadapi SMKN 5 Batam ini
termasuk workshop dan jalan masuk,"ujar Soerya dalam singkat. (bur)