Kebakaran
Suami-Istri Bertengkar, Tujuh Ruli Hangus Terbakar
Suami-Istri Bertengkar, Tujuh Ruli Hangus Terbakar
Laporan Tribunnews Batam, Zabur Anjasfianto
TRIBUNNEWSBATAM.COM , BATAM - Sebanyak enam rumah liar (ruli) yang berada RT 01 RW 08, Kelurahan kibing atau tepatnya ditepi jalan dekat pasar melayu Puskopkar, Batuaji hangus terbakar, Rabu (7/3). Kejadian yang terjadi sekitar pukul 15.15 WIB ini membuat penghuni dari enam rumah yang terbakar tersebut tidak bisa menyelamatkan harta bendanya dan hanya tersisa baju yang dipakai.
Tidak ada yang mengetahui pasti sumber api yang menghanguskan ruli sekaligus tempat usaha bengkel dan tampal ban tersebut. Namun dari beberapa saksi yang juga menjadi korban kebakaran sempat melihat pertengkaran Wahyuda Ginting dengan istrinya.
Bahkan saksi juga melihat langsung istri
Wahyuda Ginting yang bisa dipanggil Mama Zura sempat melemper botol yang
berisikan minyak bensin ke arah belakang rumah. Tiga unit mobil
penanggulangan bahaya kebakaran (PBK) BP Batam dikerahkan untuk
memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam. Meski tidak
ada korban jiwa, enam kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.
"Saya
sempat lihat Mama Zura lempar botol ke arah belakang rumahnya saat
bertengkar sama suaminya sendiri. Namanya juga rumah tangga dan saya
tidak menanggapi lalu masuk dalam rumah. Tidak tahu yang dilempar itu
mintak bensin dan tiba-tiba api muncul,"ujar Emiliya yang rumahnya juga
ikut terbakar.
Emiliya pun saat itu berusaha memadamkan api yang mulai membakar dinding dapur rumah Mama Zura itu dengan menggunakan ember. Namun karena dinding rumah terbuat dari triplek dan kayu, api langsung membesar saat disiram. Emilya pun langsung menyelamat diri dan mencari ketiga anaknya yang masih kecil. Dia pun tidak sempat membawa lari harta dan dokumen berharga lainnya.
"Mama Zura itu hampir tiap hari
berantam dengan suaminya. Warga disini semua sudah tahu. Gara-gara
perbuatan dia rumah kami hangus terbakar dan tidak punya tempat tinggal
lagi,"ujarnya.