Sabtu, 16 Mei 2026

Investasi

Pengusaha Tiga Negara Bangun Convention Centre dan Foodcourt

Bisa Tampung 200 Unit Mobil, Nurdin Ajak Pengusaha Daerah Bisa Bangun Karimun

Tayang:

Laporan Tribunnews Batam, Rachta Yahya

TRIBUNNEWSBATAM, KARIMUN - Kabupaten Karimun kembali menjadi lirikan pengusaha asing. Tiga pengusaha negara berkembang Indonesia, Malaysia dan Jepang sepakat membangun gedung convention centre dan foodcourt di Coastal Area atau tepatnya di samping Rutan Kelas IIB, Kelurahan Lubuk Semut, Kecamatan Karimun.

Dalam mewujudkan niatnya, Senin (17/12) kemarin  sekitar pukul 12.00 WIB, konsorsium yang berada di bawah bendera PT Kota Baru Karimun melangsungkan acara peletakan batu pertama proyek tersebut.

Bupati Karimun, Nurdin Basirun dan anggota Komisi B DPRD Karimun, Ady Hermawan diberi kehormatan melakukan peletakan batu pertama.

Amat Tantoso, Komisaris Utama PT Kota Baru Karimun kepada wartawan usai acara mengatakan proyek tersebut dibangun di atas lahan seluas 1, 8 hektare (ha) dengan proyek  dijadwalkan selesai pada tahun 2013 mendatang.

Daya tampung kedua bangunan tersebut diperkirakan mencapai 3 ribu orang,  convention centre sebanyak 1. 500 orang dan foodcourt sebanyak 1. 200 orang,

Area parkir dikatakan Amat juga luas bisa menampung hampir 200 unit mobil. Selain itu Amat juga meyakini pemandangan (view) pantai yang dekat dengan kedua bangunan tersebut akan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga dan pelaku usaha untuk datang.

Apalagi kedua bangunan berada dekat dengan akses masuk ke Karimun yakni pelabuhan domestik dan pelabuhan internasional Tanjungbalai Karimun.

"Akses jalan di sekitar lokasi juga bagus dengan dua jalur sehingga kenyamanan berkendara cukup terjamin untuk datang ke lokasi," kata Amat dengan nada sedikit promosi.

Namun Amat enggan membeberkan nilai investasi yang ditanamkan konsorsium dalam pembangunan convention centre dan foodcourt tersebut dengan alasan etika bisnis.

Amat terlihat lebih semangat menceritakan bahwa usahanya tersebut berkat kerjsama dengan pengusaha dari Karimun, Batam, Jakarta, Malaysia dan Jepang.

"Kalau soal itu (nilai investasi, red), saya rasa tak perlu lah ya untuk disebutkan, yang jelas kami antusias untuk menanamkan investasi di sini. Salah satu pertimbangan kami mengapa tertarik menanamkan investasi di Karimun ini karena keamanan dan kenyamanan investasi yang terjaga di Karimun selama ini," ujar pria yang juga menjabat Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepri itu.

Amat juga mengatakan bangunan foodcourt akan dibuka kepada khalayak umum untuk ikut meramaikan dengan berjualan.

Dan yang paling utama, Amat juga menjamin adanya pemberian label halal untuk membantu konsumen khususnya muslim untuk berbelanja di lokasi.

Dalam kesempatan itu, Bupati Karimun, Nurdin Basirun mengimbau kepada pengusaha asal Karimun yang berada di  daerah lain untuk pulang mengisi pembangunan di Karimun.

Nurdin berjanji pihaknya akan memberikan jaminan kenyamanan birokrasi dan sosial bagi pengusaha yang selama ini dikatakannya sudah diaplikasikan dengan baik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved