Investasi
Pengusaha Tiga Negara Bangun Convention Centre dan Foodcourt
Bisa Tampung 200 Unit Mobil, Nurdin Ajak Pengusaha Daerah Bisa Bangun Karimun
"Karimun meski dihuni berbagai suku bangsa tapi ketentraman dan kenyamanan sangat terjaga. Bagi pengusaha asal Karimun yang berada di daerah lain, saya imbau agar dapat pulang mengisi pembangunan di daerah kita ini. Saya akan berikan jaminan birokrasi dan sosial yang nyaman," kata Nurdin mengimbau.
SPBU dan Mal Tunggu Giliran
Antusiasme berinvestasi di Karimun dikatakan Amat Tantoso, Komisaris Utama PT Kota Baru Karimun akan berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Target berikutnya pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), perhotelan dan mal.
Terkait rencana pembangunan SPBU, Amat mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan peninjauan lokasi. Namun Amat mengindikasikan tetap dibangun di pulau Karimun Induk.
Mereka mengaku cukup tergerak untuk melancarkan pasokan kebutuhan BBM premium dan solar bagi warga Kabupaten Karimun yang notebene merupakan kampung halamannya juga.
"Selanjutnya kami juga akan bangun SPBU, hotel dan mal. Saat ini kami tengah melakukan peninjauan lokasi tapi kemungkinan tetap di sini di pulau Karimun Induk," kata Amat.
Kabar pembangunan lagi SPBU di Karimun cukup dinantikan warga Karimun. Itu mengingat SPBU Poros yang merupakan SPBU satu-satunya di Kabupaten Karimun saat ini dirasakan tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan BBM premium dan solar masyarakat.
Hampir setiap minggu, SPBU Poros mengalami kekosongan. Keterlambatan datang pasokan dari depo Pertamina di Tanjunguban, Kabupaten Bintan dan masalah cuaca menjadi alasan klasik yang sering diungkapkan pihak pengelola.
Akibatnya warga terpaksa membeli di kios-kios yang berada hampir di sepanjang jalan utama di pulau Karimun Induk dengan harga yang sudah pasti terbilang cukup tinggi dibandingkan dengan harga di SPBU Poros. (Tribun Batam Cetak)