Breaking News:

PERMEN KARET CINTA

BPOM Kepri Belum Temukan Permen Seks Dijual Bebas

Meski menjadi tren di kalangan tertentu, BPOM Kepri mengaku belum pernah menemukan adanya permen seks dijual bebas.

Laporan Tribunnewsbatam.com/Aprizal

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Meski sudah menjadi tren di kalangan tertentu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kepri mengaku belum pernah menemukan adanya permen pembangkit gairah seks dijual bebas di pasaran wilayah Kepri.

"Dari hasil pengecekan yang rutin kita lakukan, kita belum menemukan adanya peredaran barang tersebut di wilayah Kepri," ujar Kepala BPOM Kepri di Batam, Dra I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt, Kamis (7/2).

Ary menambahkan, biasanya, peredaran permen pembangkit libido yang kabarnya banyak disalahgunakan oleh kalangan remaja ini diperjualbelikan di dunia maya. Pihaknya bersama instansi terkait terus memantau peredarannya. 

"Biasanya banyak dijual dengan menggunakan fasilitas internet. Besok bisa ke kantor untuk coba sampaikan ke media situs-situsnya yang biasa menjual permen ini," ucapnya.

BPOM pusat dalam situs resminya menyebut, permen karet pembangkit libido sangat berisiko bagi kesehatan. Jika ada yang mengetahui produksi atau peredarannya, diharap melaporkannya ke BPOM.

"Ditegaskan untuk tidak mengkonsumsi permen yang mengklaim peningkat gairah seks. Karena sangat berisiko bagi kesehatan," tulis humas BPOM dalam rilisnya yang dipublikasikan melalui situs Pom.go.id.

Hasil pemantauan BPOM, permen pembangkit libido yang dimaksud dijual secara online sedikitnya dalam 3 merek. Ketiganya yakni Sexy Gum, Sex Love dan US Passion Cachou tidak terdaftar apalagi mendapat izin edar sehingga sangat berbahaya.

Berdasarkan penelusuran di beberapa situs online yang menjual permen tersebut, bahan aktif yang terkandung di dalamnya tertulis VIGORX. Nama itu sendiri merupakan sejenis obat kuat berbahan herbal yang juga banyak dijual secara online di internet.

Permen yang konon diproduksi di bawah supervisi America Aiwei Biomedicine Institute tersebut dijual dalam kemasan boks berisi 5 pcs. Harganya bervariasi, namun rata-rata berkisar antara Rp 60 ribu, Rp 70 ribu, hingga Rp 150 ribu belum termasuk ongkos kirim. (*)
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved