Ujian Nasional
Kata "Tidak Lulus" Mengganggu Konsentrasi UN
Kata "Tidak Lulus" Mengganggu Konsentrasi UN
Laporan Mahasiswa Magang di Tribun Pinang Meli
BINTAN, TRIBUN - Juniwarni salah satu siswi berprestasi dalam bidang akademik di SMP N 1 Bintan. Warni panggilan akrab gadis mungil ini. Ia tinggal di Jl. Perumnas km 23. Ia anak sulung dari dua bersaudara. Ayahnya bekerja sebagai karyawan PT. Panglong yang tak jauh dari rumahnya, sedangkan ibunya seorang ibu rumah tangga.
Prestasi yang pernah ia raih yakni juara 1 dari kelas 7 hingga kelas 9. Ia juga pernah mengikuti lomba Story Telling.
Gadis mungil yang kini duduk dibangku kelas 9a bercita-cita menjadi seorang dokter. Mendengarkan lagu dan membaca cerpen merupakan hobi gadis mungil ini. kini ia tengah menghadapi Ujian Nasional (UN)
Kendala yang ia hadapi dalam melaksanakan Ujian Nasional adalah kurangnya konsentrasi dikarenakan kata “Tidak Lulus”. Kata itulah yang selalu menghantui diri warni.
Namun untuk mnghadapi itu semua, solusi yang dilakukan selain berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa tak lupa juga meluangkan waktunya dengan terus belajar. waktu yang diluangkan untuk belajar dari pagi hingga malam hari.
Tak lupa juga ia sempatkan waktu untuk refreshing menjernihkan pikiran. Ia berharap agar dapat lulus dengan nilai yang memuaskan agar dapat membahagiakan keluarga. setelah lulus ia berencana melanjutkan sekolah di SMA N 1 Tanjungpinang.
Untuk menghadapi kemungkinan terburuk jikalau dirinya dinyatakan tidak lulus, ia tidak akan putus asa untuk terus belajar dan selalu semangat. Moto hidup yang ia tanamkan didirinya “Harus jadi lebih baik dari semalam.” (mahasiswa magang di Tribun Pinang Meli)