Gunung Kelud di Jawa Timur Meletus
Bandara Husein di Bandung Buka Kembali, Kerugian Capai Rp500 Juta
Penutupan Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Jawa Barat, akibat abu vulkanik Gunung Kelud diteruskan hingga Minggu (16/2/2014) pukul 09.00 WIB.
BANDUNG, TRIBUN - Penutupan Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Jawa Barat, akibat abu vulkanik Gunung Kelud diteruskan hingga Minggu (16/2/2014) pukul 09.00 WIB. PT Angkasa Pura II memperkirakan kerugian bandara sekitar Rp300 juta-Rp 500 juta.
Penutupan Bandara Husein sudah memasuki hari kedua. Setiap hari ada total 75 penerbangan di bandara ini.
Yayan Hendrayani, General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Husein Sastranegara, mengatakan ada 39 penerbangan dibatalkan pada Jumat (14/2/2014). Pada Sabtu (15/2/2014), semua penerbangan batal.
"Ada beberapa pendapatan bandara yang hilang, yaitu dari landing fee, biaya pendapatan penempatan pesawat, service charge, dan tandem," kata Yayan saat ditemui di ruang kerjanya di Bandara Husein Sastranegara, Sabtu (15/2/2014).
Ia mengestimasi, dalam dua hari penutupan bandara, kerugian sekitar Rp300 juta-Rp500 juta.
Berdasarkan hasil pengamatan, Yayan mengatakan abu vulkanik masih melintas di atas Bandung dan sekitarnya. Di darat, abu tidak terlalu terasa, tapi di udara cukup pekat.
"Memang tidak mengganggu jarak pandang, tapi kami memikirkan keselamatan penumpang. Kalau pesawat dipaksakan mengudara, nanti ada risiko mesin terbakar," ujar Yayan.
Hingga kemarin, Bandara Husein sudah mengumumkan penutupan bandara hingga empat kali. Pada Jumat, penutupan dilakukan hingga 18.00 WIB.
Penutupan diteruskan hingga 06.00 WIB lalu 12.00 WIB pada Sabtu. Perubahan terakhir, penutupan dilakukan pada pukul 09.00 WIB, Minggu (16/2/2014)
.
"Kami tidak bisa memprediksi bagaimana kondisi besok. Ini kan kondisi force majeur. Kami hanya berharap besok lebih cerah," kata Yayan.
Ia mengatakan setiap hari ada sekitar 3.500 hingga 3.750 penumpang yang gagal berangkat dari bandara tersebut.
Pantauan Tribun menunjukkan, Bandara Husein di sore hari cukup ramai. Para calon penumpang tampak memadati beberapa loket untuk mengambil refund tiket atau mengganti jadwal keberangkatan. Sebagian besar di antaranya sudah siap membawa koper dan tas.
Soal pengembalian atau penggantian tiket, Yayan mengatakan, setiap maskapai memiliki metode tersendiri untuk menangani penumpang yang gagal berangkat.
Pihak bandara turut mengatur suasana agar tetap kondusif. Ia mengimbau agar penumpang maklum dan banyak mencari informasi sebanyak-banyaknya dari maskapai penerbangan terkait.
"Tentang kejadian ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Pertama, mengubah jadwal keberangkatan untuk yang ke luar pulau dan luar negeri. Jika tujuannya Yogyakarta atau Surabaya, bisa menggunakan kereta api," tutur Yayan.
Tunda Liburan