Wartawan TV Batam Ditikam
Wartawan TV Batam Ditikam Tiga Kali di Depan Anak dan Istrinya
Andri mendapat 3 luka tikaman pisau di dada, perut sebelah kiri dan sekitar rusuk kanan di rumahnya, Tiban Berlian sekitar pukul 1.30 WIB dini hari.
Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Andri Sofyan (33), wartawan televisi lokal di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) terpaksa dilarikan ke RSBP Batam di Sekupang, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (25/4) dini hari sekitar pukul 3.00 WIB.
Andri mendapat 3 luka tikaman pisau di dada, perut sebelah kiri dan sekitar rusuk kanan di rumahnya, Tiban Berlian sekitar pukul 1.30 WIB dini hari.
Penikaman itu dilakukan Lorentius Kudaritan (34) alias Loren, yang tak lain masih tetangganya sendiri.
Beberapa jam sebelum kejadian, Andri mengaku mendapat ancaman telepon dari Loren, Kamis (24/4) sekitar pukul 22.00 WIB malam.
Dalam sambungan telepon itu, Loren mengancam seseorang akan mendatangi rumah Andri.
"Saya diancam akan ada yang datang ke rumah," kata Andri, beberapa saat sebelum menjalani operasi di RSBP Batam.
Tak disangka, Loren membuktikan ancamannya itu.
Jumat (25/4) sekitar pukul 1.30 WIB, terdengar suara lemparan batu di pintu rumah Andri. Belum sempat membuka pintu sepenuhnya, Loren langsung mendorong pintu rumah Andri hingga terbuka, dan melakukan penyerangan.
Ironisnya, kejadian ini berlangsung di hadapan istri dan anak perempuan Andri yang masih berusia sekitar 7 tahun.