Jumat, 10 April 2026

Bentrok TNI vs Brimob di Batam

Investor Asing di Batam Ketakutan Pascabentrok TNI-Polri

"Sudah banyak klien dan konsumen kita yang telepon mendengar adanya peristiwa tersebut," ujarnya.

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Investor asing di Batam resah pascabentrokan antara anggota TNI-Polri beberapa hari lalu. Banyak investor yang khawatir bentrok akan berpengaruh terhadap iklim usaha. Beruntung peristiwa ini tak sempat meluas.

"Untungnya cepat diredam jadi tidak banyak bos PMA (penanam modal asing) di Batamindo yang tahu," kata Komisaris Batamindo Investment Cakrawala (BIC), Johannes Sulistyawan kepada Tribun.

John mengatakan, insiden tersebut sempat membuat khawatir akan berpengaruh besar terhadap keamanan Batam. Mengingat dua institusi aparat yang bertikai. "Mudah-mudahan aman-aman saja," kata dia.

Seorang pengusaha properti apartemen di Batam ikut khawatir. "Sudah banyak klien dan konsumen kita yang telepon mendengar adanya peristiwa tersebut," ujar pria yang enggan disebutkan namanya itu.

Ia mengatakan, insiden tersebut sudah sempat menyebar ke negeri tetangga Singapura. Sejumlah klien bisnisnya sempat menelepon menanyakan kondisi terakhir.

Kunjungan warga Singapura juga berkurang. Ini terlihat dari pameran properti yang diadakan di mal, yang biasanya ramai, tampak sepi. "Efeknya luar biasa sekali," kata pengusaha tersebut.

Akademisi Universitas Putera Batam, DR Gita Indrawan berharap, insiden tersebut tak secara keseluruhan aspek kehidupan di Batam, terutama di bidang investasi.

"Penanganan cukup bagus. Kepala Satuan Angkatan Darat TNI dan Waka Polri juga turun menangani kasus ini, sehingga keamanan cepat pulih," kata Gita yang juga Wakil Rektor UPB ini kepada Tribun, Jumat (26/9).

Ia memperkirakan dalam beberapa pekan, kondisi keamanan kembali pulih, dan kekhawatiran masyarakat juga hilang.

"Apalagi tim investigasi sudah turun menyelidiki kasus ini. Semoga siapa yang bersalah bisa mendapat tindakan tegas," kata dia.

Gita menambahkan, kerusuhan yang lebih parah pernah terjadi di perusahaan galangan kapal Drydocks, namun keadaan cepat terkendali sehingga dampak dari insiden tersebut tak begitu meluas, dan tidak sampai melumpuhkan ekonomi Batam.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved