Ekspedisi BI dan TNI ke Pulau Terluar
Bank Indonesia dan Angkatan Laut Gelar Kas Keliling Di Pulau-pulau Terluar
Bank Indonesia (BI) Batam dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menggelar pelayanan kas keliling penukaran uang rupiah.
Laporan Wartawan Tribun Batam, Alvin Lamaberaf
BATAM, TRIBUN - Bank Indonesia (BI) Batam dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menggelar pelayanan kas keliling penukaran uang rupiah, Sabtu (8/11/2014) hingga Jumat (14/11/2014).
Agenda ini dilakukan di pulau-pulau terluar wilayah barat Indonesia yang berdekatan dengan negara tetangga. Pulau-pulau terluar itu antara lain Pulau Bukulimau, Tanjung Labu, Lepar, Sungsang, dan Palembang.
Ekspedisi pelayaran layanan kas keliling BI wilayah barat menggunakan kapal perang KRI Barakuda 633.
Komandan Lanal Batam Mayor Laut PM Budi Elyas mengatakan sangat berterima kasih atas kepercayaan dari BI kepada TNI AL untuk melakukan kegiatan kas keliling di pulau-pulau terluar.
" Kita mendukung dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada TNI AL. Saya khawatir di sana rupiah sudah hancur dan yang ada ringgit (uang Malaysia).”
“Semoga itu tidak terjadi dan NKRI masih ada. Saya ingatkan agar perhatikan ketepatan waktu dan keselamatan pribadi selama dalam perjalanan," kata Budi Elyas, Sabtu (8/11/2014).
Deputi BI Batam Minot Purwahono mengatakan, kerja sama BI dengan TNI AL sudah dua kali dilakukan. Hal ini karena pulau-pulau terluar berbatasan dengan negara luar sangat rawan.
BI melalui kas keliling, lanjutnya, menjaga agar adanya kecukupan mata uang di daerah kepulauan tersebut. Mengingat sarana transportasi yang belum memadai.
Selain itu, pulau terluar fasilitas perbankan belum terpenuhi karena bank masih mempertimbangkan biaya. BI dan TNI AL bekerja sama untuk mencukupi kebutuhan uang di pulau-pulau terluar.
"Tugas kita menjaga kedaulatan wilayah dan ekonomi keuangan. Mata uang menjadi titik tolak daerah-daerah terpencil agar bisa tercukupi yakni kelayakan uang.”
“Ini menjadi tugas pokok BI sesuai undang-undang. Jadi kita lakukan clean money," ujar Deputi BI Batam Minot Purwahono.
Selain itu BI juga melakukan sosialisasi mengenai uang asli dan memberikan sejumlah bantuan sosial CSR dari BI kepada penduduk terluar.
Selain itu, Asisten Direktur Departemen Pengelolahan Uang Muhamad Arif Kurniawan mengatakan, sinergitas BI dan TNI AL ke pulau terpencil untuk penyebarluasan rupiah sebagai kedaulatan negara.
Pulau-pulau yang didatangi akan dilakukan penukaran Rp2 miliar setiap pulau.
"Setiap tahun kita fokus pulau-pulau terpencil. Ada Rp6 miliar dan satu pulau dapat Rp2 miliar. Kita juga sosialisasi keaslian uang rupiah dan kesadaran bela negara serta program sosial BI," jelas Arif.