Penyerangan Barak Brimob di Batam
Ketua DPRD Batam: Astagfirullah, Masyaallah, Ngeri Kali! Kapan Kejadiannya?
Informasi penyerangan barak Teratai Satuan Brimob Polda Kepri di Tembesi oleh sekelompok orang, membuat ketua DPRD Batam prihatin.
Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- "Astagfirullah. Masya Allah. Ngeri kali? Kapan kejadiannya? Masa iya?," ucap Nuryanto, Ketua DPRD Kota Batam Ngeri mendengar informasi penyerangan barak Teratai Satuan Brimob Polda Kepri di Tembesi oleh sekelompok orang, Rabu (19/11/2014).
Peristiwa itupun membuatnya sangat prihatin.
"Merekakan institusi negara, yang seharusnya ideal memberi contoh. Mereka pengamanan, tapi malah begini. Seharusnya perselisihanan dan keselahpahaman bisa diminimalisir," kata Nuryanto saat dihubungi Tribun Batam, Rabu (19/11/2014).
Sebagai petugas atau aparat penegak hukum dan penjaga keamanan, sudah menjadi kewajiban dua institusi itu untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, bukan sebaliknya.
"Lah kalau mereka berantem begini, akhirnya malah jadi menimbulkan keresahan dan ketakutan buat masyarakat. Mereka itu bukan orang biasa, mereka orang terlatih. Kalau sampai berkelahi kan berbeda dengan perkelahian orang biasa. Tentu orang Sipil bisa ketakutan," kata dia.