Begini Cara Ilmuwan Ramal Kesehatan Manusia

Anak yang lahir pada musim gugur cenderung kekurangan Vitamin D sehingga membuat badan gampang alergi.

Riset yang dipublikasi International Journal of Cancer 2014 menemukan, orang yang lahir pada musim semi, yakni sekitar Maret sampai Mei, memiliki potensi 25 persen untuk memperbesar limfoma non-Hodgkin dibandingkan mereka yang lahir pada bulan September sampai November. Lymphoma Hodgkin adalah kanker pada sistem limfatik, yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh.

Penyakit Autoimun

Studi yang dilakukan tim peneliti BMC Medicine pada 2012 menemukan, penyakit autoimun diantaranya multiple sclerosis, rheumatoid arthritis, dan kolitis ulserativa acap menyerang mereka yang lahir pada bulan April. Para peneliti tidak tahu persis apa penyebabnya, tapi mereka menilai itu kemungkinan terkait dengan rendahnya tingkat vitamin D selama trimester ketiga kehamilan.

Meloma

Sebuah studi terbaru dan diterbitkan dalam International Journal of Epidemiology menemukan, orang yang lahir pada musim semi berpotensi 21 persen terserang melanoma daripada mereka yang lahir di musim gugur. Para peneliti menilai, bayi-bayi tersebut kemungkinan terpaparan sinar UV yang lebih tinggi selama beberapa bulan pertama hidup mereka. Melanoma adalah sejenis kanker kulit.

Orang yang lahir pada akhir musim semi ke awal musim panas lebih berisiko untuk melakukan bunuh diri dibandingkan mereka yang lahir pada bulan-bulan lainnya. Kesimpulan itu, diperoleh dari sebuah studi pada 2010 oleh tim peneliti dari Hungaria. Para peneliti percaya, hal itu mungkin disebabkan interaksi yang kompleks antara musim kelahiran dan berbagai neurotransmitter dalam tindakan bunuh diri.

Berkacamata

Orang yang lahir pada musim panas, juga cenderung berkacamata. Penyebabnya, mereka yang berulang tahun pada musim panas, 17 persen berpeluang terkena miopia atau rabun jauh, dibandingkan dengan mereka yang lahir pada musim dingin. Kesimpulan ini, ditemukan oleh tim riset dari Inggris. Para peneliti menilai, hal ini kemungkinan ada hubungannya dengan perbedaan musim atau suhu.

Emosional

Mereka yang lahir pada musim panas atau Juni, Juli dan Agustus cenderung temperamental dan suasana hatinya lekas berubah-ubah. Para peneliti dari European College of Neuropsychopharmacology menemukan, hal itu disebabkan oleh sistem kerja neurotransmitter, yang terpengaruh oleh nutrisi, kuman, udara, cahaya dan suhu ketika bayi berada dalam kandungan tak lama lahir.

Demikian, percaya atau tidak, selamat diperhatikan

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Tags
riset
musim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved