Mahasiswa USU Hilang di Batam
Mahasiswa USU Menghilang di Batam Sejak 10 April Lalu, Keluarga Resah
Fredrik yang masih duduk di bangku kuliah di Universitas Sumatera Utara (USU) itu diketahui menghilang dan berada di Batam.
Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Kesedihan terpancar dari suara Sondang Simatupang.
Ayah dua anak itu begitu terpukul ketika mengetahui anaknya Fredrik Pardomuan Sianturi menghilang dan putus komunikasi darinya sejak tanggal 10 April 2015 lalu.
Fredrik yang masih duduk di bangku kuliah di Universitas Sumatera Utara (USU) itu diketahui menghilang dan berada di Batam.
"Komunikasi terakhir lewat handphone tanggal 10 April itu. Dia posisinya sudah di Batam," ujar Sondang kepada Tribun Batam, Selasa (14/4/2015).
Sondang menyatakan, keluarga mengetahui keberadaan Fredrik di Batam setelah melakukan pelacakan melalui telepon selulernya.
"Kita tahu karena dilacak handphonenya itu terakhir posisi di Batam. Tapi sampai sekarang sudah lima hari putus komunikasi. Tidak bisa lagi dihubungi," ucap dia.
Tidak tahu apa yang menjadi alasan mahasiswa jurusan hukum tersebut menghilang, namun Sondang mengungkapkan tidak ada perilaku aneh apapun yang terlihat dari anaknya. Sondang pun menyatakan sebelumnya Fredrik Pardomuan belum pernah ke Batam.
"Tidak tahu kenapa dia kemari, karena dia juga tidak izin. Teman-temannya juga nggak ada yang tahu. Dia belum pernah ke Batam. Buat apa dia ke Batam, sekarang juga harusnya dia lagi ujian di kampus," katanya.
Sondang mengatakan anak yang memiliki tinggi sekitar 164 cm dan berat 60 kg itu seolah-olah sengaja menghilang. Padahal, ia mengetahui tak ada satu masalah pun yang sedang menerpa sulung dari dua bersaudara itu.
"Lost begitu saja. Kami keluarga juga bingung. Saya baru hari ini tiba di Batam, dan kami tadi sudah coba mencari-cari ke kawasan Patam Lestari. Besok kami akan cari lagi," tuturnya.
Sondang mengungkapkan, seandainya ada orang yang melihat atau mengetahui keberadaan anaknya, untuk segera menghubungi ke kontak 085264025925.
"Saya minta tolong sekali, supaya anak saya bisa kembali. Dia tidak punya ciri-ciri khusus. Cuma sekilas wajahnya seperti orang tiongkok. Rambutnya lurus hitam pendek. Fredrik kembalilah nak," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/fredrik-pardomuan-sianturi-mahasiswa-usu-menghilang_20150414_181036.jpg)