Minggu, 26 April 2026

Eksekusi Mati Terpidana Mati

'DOR', Pukul 00.35 WIB Delapan Terpidana Mati Dieksekusi Regu Tembak

Delapan tim regu tembak telah memantik pelatuk mereka tepat ke jantung delapan terpidana mati pada Rabu (29/4/2015), sekitar pukul 00.35 WIB

Istimewa
Myuran Skuruman dan andrew can, Kelompok Bali Nine saat menjalani persidangan. Sekitar pukul 00.35 WIB kedua terpidana mati ini telah di eksekusi mati 

Sementara itu, Raheem Agbaje Salami, terpidana yang juga berasal dari Nigeria, meminta untuk dimakamkan di Madiun. Namun permintaan untuk mendonorkan organ tubuh tidak bisa dipenuhi. "Berdasarkan pertimbangan Kementerian Kesehatan tidak mungkin dipenuhi. Karena donor itu tidak bisa lama, harus langsung diterima," kata Tony.

Sementara itu, terpidana asal Nigeria lainnya, Martin Anderson, memilih untuk dimakamkan di Bekasi. Semula Martin diketahui sebagai warga negara Ghana. Namun setelah dikonfirmasi ke perwakilan negaranya, dia dipastikan berkewarganegaraan Nigeria.

Terpidana asal Indonesia, Zainal Abidin, berdasarkan persetujuan keluarganya, akan dimakamkan di Nusakambangan. Awalnya keluarga tidak menyetujui Zainal dimakamkan di pulau eksekusi itu, namun menurut Tony, akhirnya mereka berubah pikiran.

Dua terpidana mati lainnya, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran asal Australia, meminta untuk dikembalikan ke negaranya masing-masing.(CNN Indonesia)

Halaman 2/2
Tags
eksekusi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved