Minggu, 12 April 2026

Alunan Musik Ja'i Flobamorata 'Hipnotis' Warga di Mega Wisata Ocarina

Sebanyak 39 tari kreasi Ja'i asal NTT dan vocal group ditampilkan malam itu oleh masyarakat NTT Batam dari Flores, Sumba,Timo

Tribun Batam/ Alvin
Flobamorata menggelar pesta budaya di Mega wisata Ocarina Batam, Sabtu (23/5/2015) malam 

Laporan Tribunnews Batam, Alvin

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Memperingati 100 tahun perjuangan dan pengabdian pahlawan nasional asal provinsi Nusa Tenggara Timur, Flobamorata menggelar pesta budaya di Mega wisata Ocarina Batam, Sabtu (23/5/2015) malam.

Sebanyak 39 tari kreasi Ja'i asal NTT dan vocal group ditampilkan malam itu oleh masyarakat NTT Batam dari Flores, Sumba,Timor, Alor dan Lembata.

Masyarakat NTT dan Batam yang menyaksikan malam pentas tersebut, seakan-akan terhipnotis dengan ragam tari yang ditampilkan.

Dari 39 tari kreasi Ja'i yang ditampilkan, sanggar budaya anal NTT dari Bukit Timur, keluar sebagai pemenang. Sedangkan juara Vocal Group dimenangkan tim anak Timor dari kampung air (Amor).

"Ini tidak saja mengenang pahlawan Izaak Huru Doko, tetapi lebih jauh kita belajar darinya yang suka keberagaman, perbedaan untuk kita bisa bersatu, rukun untuk berjuang lebih maju untuk kepentingan masyarakat," kata Paul Doko putra dari Izaak Huru Doko.

Selain itu, kordinator suku Bajawa NTT Lambert mengatakan, tari jai yang dipentaskan malam itu bertujuan agar budaya dan adat harus tetap dijaga meskipun di perantauan. Dengan demikian, orang NTT di Batam akan lebih tenteram dari perselisihan dengan suku sendiri atau suku lain.

"Kita akan tenteram jauh dari perselisihan dengan suku sendiri atau suku lain. Kita rangkul orang NTT, agar menjaga Batam aman tenteram damai. Kita harus kembali ke adat dan pegang adat sehingga hidup jadi aman dan masalah dapat diselesaikan," kata Lambert.

Lebih jauh Lambert juga menjelaskan, tari Ja'i yang dipentaskan sebenarnya tarian adat masyarakat kabupaten Ngada kota Bajawa NTT. Tari tersebut biasanya diadakan saat pesta adat syukuran hasil panen.

Selain itu memiliki nilai mistik yang sangat kental. Sehingga biasanya sebelum ditarikan, dibuat ritual kepada leluhur atau nenek moyang agar berlangsung aman dan tak ada halangan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved