Mayat Wanita Muda di Parit Vista Hotel

Dua Jam Kepergian Chintya Masih Misterius

Saya mau beli di Shopping aja. Di sana lebih enak," tuturnya menirukan Chintya kepadanya saat meminta izin.

tribunnews batam/istimewa
Try Chintya Prasetya dan Diva Despriono 

Laporan Tribun Batam, Wahib Waffa

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Sejak ditemukan meninggal dunia, suasana rumah mertua Chintya terlihat berantakan.

Dimana tumpukan undangan resepsi pernikahan terlihat tercecer dibeberapa sudut rumah di Bengkong Aljabar Blok B No 8, Bengkong Batam.

Minggu (9/8/2015) petang itu, pintu terlihat terbuka dan ada beberapa ibu-ibu berjilbab tengah berbincang dengan Ny Nurlinus-- yang tak lain ibu kandung Diva--suami Chintya.
Undangan rencana ngunduh mantu pada Sabtu (15/8) itu pun sebagian masih menumpuk di ruang tamu.

Pernikahan Chintya dan Diva dilangsungkan di rumah orangtua Chintya di Bengkong Kartini Jalan Sedanau No 53, pada 1 Agustus lalu. Rencananya dua minggu berikutnya, giliran pesta pernikahan digelar di rumah orangtua Diva.

Raut wajah yang lelah dan mata yang sembab terlihat dari sosok Nurlinus wanita asal Bukit Tinggi, Sumatera Barat ini.

Wanita berjilbab itu memang tampak sendirian karena memang telah bercerai dengan suaminya Hendrika, semenjak tiga tahun lalu. Mantan suaminya itu kini masih tinggal di Batam.

Nurlinus sempat bercerita dari awal hingga akhir tentang kronologi Chintya pergi dari rumahnya. Saat itu Chintya izin beli lontong di Shopping Center Bengkong.

"Saat itu saya baru pulang antar anak ke SMP 4 Bengkong. Dan pulang sekitar kurang dari pukul 07.00 WIB. Chintya masih di rumah. Saya tanya pada Cintya, sudah makan belum nak? Chintya menjawab 'belum mak'. Lalu saya suruh makan untuk beli lontong di situ masih di gang rumah ini," kata Nurlinus.

Namun, Chintya menyatakan memilih untuk membeli lontong di Shopping Center Bengkong dengan alasan masakannya lebih enak. "Saya mau beli di Shopping aja. Di sana lebih enak," tuturnya menirukan Chintya kepadanya saat meminta izin.

"Terserah kalau mau beli di sana. Itu kunci motornya di meja," jawab sang ibu kepada Chintya.

Korban bergegas pergi dari rumah sekitar pukul 07.00 WIB dengan mengendarai motor Beat warna merah. Saat itu Chintya mengenakan gaun warna biru, dan tanpa mengenakan helm. Nurlinus sendiri mengaku saat itu tengah di kamar mandi.

"Saat ditemukan sudah meninggal memang itu baju yang digunakan untuk keluar. Dia pun keluar gak pakai helm," ujarnya.

Sang suami, Diva, menurut Nurlinus telah pergi dari rumah sekitar pukul 06.30 WIB. Diva mengantarkan adiknya yang paling kecil ke sekolah SD dan kemudian lanjut pergi ke Pasar Cahaya Garden. Menyusul kemudian Anggi kakak kandung Diva, pergi ke pasar untuk berjualan Ikan segar.

"Baru empat hari ini dia (Diva) mau ke pasar bantu kakaknya, Anggi. Sebelumnya dia gak pernah bantu-bantu ke pasar. Katanya sih sekarang dah punya tanggung jawab. Jadi dia mau kerja," ujarnya lagi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved