Mayat Wanita Muda di Parit Vista Hotel

Saat Membeli Lontong, Chintya Dijemput Pelaku?

Ia pun menganalisa, Chintya pergi dari Shoping Center dan dijemput pelaku untuk kemudian dibawa pergi. Hanya saja ia tidak mau berspekulasi

tribunnews batam/elhadif
Sepeda motor Honda Beat merah yang dikendarai mendiang Try Chintya Prasetya sebelum tewas sudah diamankan polisi di Mapolresta Barelang. 

Laporan Tribun Batam, Elhadif dan Wahib Waffa

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Misteri Kronologi kematian Chintya hingga saat ini masih menjadi misteri.

Bagaimana tidak, saat itu korban mengaku akan membeli sarapan pagi di kawasan Bengkong.

Namun saat jasadnya ditemukan, berada di parit kawasan Hotel Vista. Cukup jauh memang jarak antara keduanya.

Minggu(9/8/2015), polisi telah mengamankan sebuah mobil dan motor. Motor Honda Beat warna merah merupakan motor yang dipakai Chintya sebelum kejadian.

Sedangkan mobil Terrios warna putih diketahui milik mantan suaminya (ayah Diva).

"Saya pagi tadi juga ke Polres. Ada mobil bapaknya yang Terios dan Pick Up milik Anggi yang biasa diparkir di depan rumah ini. Motornya sudah ketemu juga. Di halte Shopping Center kata polisi," ujar Orangtua Diva, Ny Nurlinus.

Ia pun menganalisa, Chintya pergi dari Shoping Center dan dijemput pelaku untuk kemudian dibawa pergi. Hanya saja ia tidak mau berspekulasi menggunakan mobil atau motor.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Yoga Buanadipta Ilafi saat dihubungi belum bisa memberikan keterangan.

Namun sebanyak 15 saksi telah diperiksa."Kita masih menyelidiki kasus ini. Kita telah periksa 15 orang saksi," jelas Yoga.

Dari pengakuan Diva, suami korban Diva kepada polisi, dirinya mengetahui istrinya menjadi korban pembunuhan, setelah dikabarkan anggota keluarga.

Tak berapa lama, Diva pun dijemput polisi. "Saat itu suami korban sedang berada di rumah," ujar Yoga.

Dilanjutkan Yoga, lokasi penemuan diduga hanya tempat pembuangan saja. Sementara lokasi korban dieksekusi hingga saat ini masih didalami. "Kita masih telusuri TKP eksekusinya," tutur Yoga lagi.

Apa dugaan motifnya? "Dilihat dari bekas luka yang alami korban di bagian leher diduga karena dendam," pungkas Yoga.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved