Pembunuhan di Nagoya Batam
Ini Dia CCTv Terkait Penikaman Bang Tato di Nagoya
Deni alias Bang Tato tewas bersimbah darah akibat luka senjata tajam di tubuhnya, di jalan depan Hotel Liberty, Batam.
Laporan Tribun Batam, Zabur dan Wahib Wafa
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Sebuah perkelahian yang berakhir dengan kematian, membuat heboh kawasan di sekitar pasar Puja Bahari, Nagoya, Batam, Jumat (21/8/2015) pagi.
Seorang pria yang diketahui bernama Deni alias Bang Tato tewas bersimbah darah akibat luka senjata tajam di tubuhnya, di jalan depan Hotel Liberty, Batam.
Polisi tak butuh lama menangkap pelaku berinisial AP kendati ia sempat kabur menyeberang ke Pulau Amat Belanda di Belakang Padang.

Kapolresta Barelang, Kombes Asep Syahfudin mengatakan, korban ditikam di tempat kosnya.
Pemilik kos sempat melerai pertikaian tersebut dan membawa korban ke lantai bawah dalam kondisi terluka. Saat hendak mencari transportasi untuk dibawa ke rumah sakit, korban meninggal dunia.

Menurut Asep, korban berselisih paham dengan AP. Namun motif pembunuhan masih diselidiki.
Informasi yang beredar, pertikaian mereka akibat perebutan tempat berdagang, tetapi ada juga yang menyebutkan karena Deni berutang Rp 500 ribu kepada AP.

Informasi lainnya menyebutkan, penikaman ini karena sakit hati. Soalnya, korban diketahui tinggal bersama adik perempuan AP tanpa ikatan suami-istri.
"Korban dan pelaku sama-sama satu kos. Penyebab mereka berdua ribut, kita belum tahu. Yang jelas, saat korban ditikam, pemilik kos berusaha melerai dan menolong korban, namun ia meninggal ketika hendak dibawa ke rumah sakit," kata Asep.(*)

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/hasil-rekaman-cctv-terlihat-warga-berusaha-mengevakuasi-korban-penusukan-ke-rumah-sakit-2_20150821_213405.jpg)