Demo Warga Kampung Jabi Nongsa

Nur Syafriadi: Itu Salah Tulis Wartawannya, Tidak Pernah Mengatakan itu

Itu wartawannya yang salah tulis.Nursyafriadi membantah telah mengucapkan hal tersebut, Menurutnya ada kesalahan yang dilakukan oleh awak media.

Tribun Batam/Anne Maria
Aksi unjuk rasa warga kampung jabi nongsa di BP Batam, Kamis(3/9/2015) 

Nur Syafriadi: Itu Salah Tulis Wartawannya, saya Tidak Pernah Mengatakan itu

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Tak terima adanya pernyataan Deputi IV BP Batam, Nursyafriadi, ratusan warga Kampung Jabi Batu Besar, Batam mendatangi kantor BP Batam, Kamis (3//2015) pagi.

Mereka yang dalam situasi hati panas, meminta agar Nursyafriadi meminta maaf atas pernyataannya di sebuah media cetak yang menyebutkan kampung Jabi sebagai rumah liar (ruli).

Menanggapi hal tersebut, Nursyafriadi membantah telah mengucapkan hal tersebut, Menurutnya ada kesalahan yang dilakukan oleh awak media.

"Itu wartawannya yang salah tulis. Saya memang ditunjuk untuk mengetuai tim penertiban kios liar dan ruli yang ada di buffer zone. Kampung Jabi juga akan ditertibkan, tapi itu bukan maksudnya kampung jabi Ruli. Kok malah dicampur-campur tulisannya," ujar Nursyafriadi yang didampingi Direktur Direktorat Pengamanan, Cecep Rusmana dan Direktur Kantor Pengolaan air dan Limbah BP Batam Tato Wahyu.

Menurutnya, penertiban di Kampung Jabi karena menyangkut lokasi lahan warga yang masuk dalam wilayah pengamanan penerbangan. Dan dirinya tidak pernah menyatakan Kampung Jabi adalah ruli.

"Saya ini bagian dari saksi sejarah. Kami dulu yang masukkan Kampung Jabi itu sebagai titik kampung tua, bersamaan dengan Tanjunguma. Sayangnya saat itu karena tidak ada anggaran kami belum tentukan titik koordinatnya, makanya semakin meluas seperti Tanjung Uma juga. Tapi tidak ada hubungannya dengan ruli," kata Nur.

Mantan anggota DPRD Kepri itu menjelaskan karena Kampung Jabi masuk wilayah pengamanan bandara, maka akan ditertibkan dengan relokasi. BP Batam diminta untuk menyediakan lahan pemindahan warga-warga di sana.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved