Selasa, 14 April 2026

Sudah Berhenti Berlangganan, Dua Pelabuhan Jualan Air ke Kapal

Pasalnya, diketahui pelabuhan-pelabuhan yang ada di Batam sudah tidak lagi berlangganan suply air bersih dari ATB.

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Anggota Komisi III DPRD Batam, Jeffry Simanjuntak mempertanyakan sumber air yang digunakan oleh beberapa pelabuhan di Batam. 
Pasalnya, diketahui pelabuhan-pelabuhan yang ada di Batam sudah tidak lagi berlangganan suply air bersih dari ATB.
"Air yang dijual oleh pelabuhan-pelabuhan ke kapal asing itu bukan dari ATB. Kita akan tanyakan juga ini ke pengelola pelabuhan melalui BP Batam," ujar Jeffry.
Adapun pelabuhan yang sudah tidak berlangganan lagi seperti Pelabuhan Batu Ampar dan Pelabuhan Sekupang. Jeffry pun bertanya-tanya dari mana sumber air kedua pelabuhan tersebut yang jumlahnya cukup besar.
"Ini apakah air yang dicuri lalu diolah sendiri tanpa sepengetahuan ATB dan BP Batam atau bagaimana. Ini sudah terjadi dari tahun 2011. ATB sendiri sudah tahu dan mengaku bahwa pelabuhan memang tidak mengambil air dari mereka, dan ATB pun tidak pernah menjual air lewat tangki-tangki," kata Jeffry.
Menurut data pemakaian air di pelabuhan dari tahun 2010-2011, untuk Pelabuhan Batu Ampar diketahui menggunakan air sebesar 9000 kubik perbulan. 
Lalu Pelabuhan Sekupang sekitar 3000-4000 kubik perbulan. Sementara khusus untuk Pelabuhan Kabil, masih mendapatkan air dengan berlangganan ke ATB.
"Kalau Kabil masih pelanggan ATB. Rata-rata pemakaian mereka itu 2000 kubik perbulan. Pertanyaan kami, darimana dua pelabuhan itu dapat air? Apa mereka punya pipa sendiri dan tangki sendiri? Saya bisa yakinkan ATB tidak mendapat satu rupiah pun dari pelabuhan tersebut, sebab sudah tidak jadi pelanggan," tutur Jeffry.(*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved