TV Online Tribun Batam

NEWSVIDEO: BTP Batam Jalin Kerjasama dengan STP Bali

Indonesia pertahun hanya 9 juta. Malaysia sudah 25 juta ‎dan Singapur 17 juta...

Laporan Reporter Tribunnews Video, Hadi Maulana

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Untuk menggenjot partisipasi wisatawan asing ke Batam, Batam Tourism Politeknik (BTP) terus membuat terobosan.

Mengingat wisatawan asing yang datang ke Batam masih ketinggalan jauh dari negara Malaysia dan Singapura.

"Indonesia pertahun hanya 9 juta. Malaysia sudah 25 juta ‎dan Singapur 17 juta. Untuk meningkatkan daya saing, Indonesia perlu banyak terobosan. Contohnya dengan acara sekrang ini," kata Asman Abnur Owner sekaligus kepala yayasan Vitka yang juga wakil ketua komisi IX DPR RI saat ditemui usai penandatanganan MoU dengan Sekolah Tinggi Pariwisata Bali, Jumat (4/8/2015).

Masih banyak yang perlu dibenahi untuk mendayasaingkan kepariwisata Batam dengan dua negara tersebut, salah satunya upaya disektor akademisi untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal.

"‎Dua universitas terkemuka di Indonesia yang memiliki kualitas internasional yakni STP Bali dan STP Bandung. Dua perguruan tinggi ini telah mencetak ahli pariwisata terbaik ditingkat Internasional. Setelah sebelumnya kita MoU dengan STP Bandung, kali ini dengan STP Bali," ungkapnya.

Menurutnya, upaya ini yang paling dianggap sesuai untuk memperhatikan kepariwisataan di Batam, sebab pemerintah daerah masih kurang dalam mencari inovasi yang dapat menjadi daya pikat turis berkunjung ke Batam.

"Pemerintah daerah sekarang ini kurang perhatian dengan Pariwisata. Coba lihat di Singapur sekarang ini, pintu masuk dermaga yang begitu besar begitu juga bandaranya. Itu salah datu pemikat turis untuk tertarik masuk. Itu tugas pemerintah, jangan seremoni dengan sambutan kompang saja," katanya lagi.

‎Direktur STP Bali atau Bali Tourism Institute Dewa GN Byomantara mengaku siap membatu BTP untuk meningkatkan kualitas pendidikan di BTP.

MoU yang dilaksanakan hari ini, pihaknya akan membawa dosen khusus untuk memberi teori maupun Praktek perkuliahan di BTP.

"Dosen kami akan diturunkan ke BTP. Segala kebutuhan akademik, kami siap membantu. Begitu juga dengan penerapan kurikulumnya," kata Byomantara

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved