Pilkada Kepri 2015
SANUR Siap Menerima Kritik dan Saran yang Membangun
"Ini yang saya maksud dengan transparansi, keterbukaan,"
TRIBUNNEWSNBATAM.COM, TANJUNGPINANG - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri HM Sani - Nurdin Basirun menyatakan siap menerima masukan serta kritik membangun dari masyarakat.
"Ini yang saya maksud dengan transparansi, keterbukaan," ujar HM Sani disela kunjungan ke media yang berkantor pusat di Tanjungpinang, Senin (14/9/2015) dalam rilis yang diterima Tribun.
Kemarin, pasangan pemilik nomor urut 1 dalam Pemilukada Kepri 2015 ini melakukan kunjungan ke RRI Tanjungpinang dan Tanjungpinang Pos sebagai rangkaian roadshow ke media yang ada di Kepulauan Riau.
Dalam kesempatan ini, HM Sani yang didampingi Nurdin Basirun serta sejumlah tim pemenangan, melemparkan wacana menggelar forum pertemuan dengan masyarakat yang dilaksanakan secara rutin.
Ia menganganggap hal ini perlu dilakukan. Dari pertemuan ini diharapkan akan banyak informasi mengenai apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat, termasuk pula kritikan.
"Kedepan akan dicoba dirumuskan bagaimana teknisnya. Di sini nanti pasti akan banyak protes disampaikan warga. Tapi yang jelas saya akan terima," tandasnya.
Apa yang disampaikan Muhammad Sani ini, ia sebut memiliki keterkaitan dengan Provinsi Kepri yang memiliki predikat sebagai daerah dengan tingkat kebahagiaan nomor 1 di Indonesia.
Provinsi Kepri yang memiliki landasan kebudayaan Melayu ia sebut selama ini menjunjung
tinggi nilai toleransi dan persaudaraan, menerima siapa saja, suku apa saja, dan agama yang masuk.
Tingkat kebahagian masyarakat disebut Muhammad Sani, tidak hanya dinilai dari materi,
tetapi juga keterbukaan dalam berpendapat dan keleluasaan yang diberikan kepada masyarakat untuk bertindak.
"Coba kita lihat Singapura yang teralu banyak aturan. Termasuk kebebasan pers yang tidak sebebas seperti di Indonesia," sebut Sani.
Dalam kunjungan ke dua media yang berpusat di Tanjungpinang ini, baik Muhammad Sani maupun Nurdin Basirun berharap media, baik cetak maupun eletronik, dapat menyajikan informasi mengenai pembangunan.
"Media juga dituntut menyajikan informasi yang berimbang," tutup Nurdin Basirun.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/hm-sani-dan-nurdin-basirun-saat-mengunjungi-media-di-kepri_20150914_210237.jpg)