Pengetatan Beras Impor
Pengetatan Beras Impor, Buat Pedagang Gelisah
apabila beras impor tidak bisa lagi masuk ke Batam, maka bisa dipastikan ia akan kesulitan mendapatkan stok beras.
Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Instruksi Presiden Joko widodo mengenai larangan impor membuat pedagang beras di Batam menjadi gelisah.
Meskipun hanya sebagian kecil pedagang beras yang mengaku telah menjual beras impor, namun Dinas Perdagangan Kota Batam telah menyatakan sebanyak 90 persen beras di Batam adalah beras yang berasal dari luar negeri.
Kegelisahan tersebut diungkapkan seorang penjual beras di Sei Panas bernama Iwan.
Saat dijumpai Tribun Batam, Iwan mengaku tak mengetahui jika kebanyakan beras yang dijualnya adalah beras impor yang diantarkan agen langganannya.
Oleh karena itu, apabila beras impor tidak bisa lagi masuk ke Batam, maka bisa dipastikan ia akan kesulitan mendapatkan stok beras.
Selain masalah stok, Ia juga memperkirakan harga beras akan melonjak jika beras impor tidak dapat masuk ke Batam.
"Yang pastinya jualan jadi susah," ungkapnya, Rabu (16/9).
Menurut Iwan, kebanyakan masyarakat Batam lebih memilih beras impor karena harganya yang lebih murah dibandingkan beras lokal.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-beras_20150520_124730.jpg)