Perkumpulan Keluarga Tionghoa Meranti Lantik Pengurus Batam

Perkumpulan Keluarga Tionghoa Meranti (PKTM) Batam melaksanakan pelantikan pengurus, Jumat (18/9/2015).

tribunnews batam/anne maria
‎Perkumpulan Keluarga Tionghoa Meranti (PKTM) Batam melaksanakan pelantikan pengurus, Jumat (18/9/2015). 

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- ‎Perkumpulan Keluarga Tionghoa Meranti (PKTM) Batam melaksanakan pelantikan pengurus, Jumat (18/9/2015).

Pelantikan yang akan digelar di Planet Holiday Hotel tersebut mengundang sekitar 1.800 warga Meranti yang ada di Kota Batam.

Kasman, Ketua PKTM Kota Batam yang terpilih secara aklamasi mengatakan ada 820 anggota PKTM yang ada saat ini.

Namun jumlah tersebut akan bertambah lagi seiring dengan keberadaan PKTM Batam.

"Di daerah-daerah lain juga sudah ada PKTM, seperti Jakarta dan Pekanbaru. Tapi sifat kepengurusannya bukan pusat dan daerah, kami sejajar. Sebenarnya, kami lebih dikenal Tionghoa Selatpanjang, cuma karena nama Kabupatennya Meranti kita pakai nama itu,"tutur Kasman yang ikut didampingi pengurus lainnya.

Kasman menjelaskan bahwa keberadaan PKTM memang untuk menjaring seluruh warga Meranti yang ada di Batam.‎

Bermula dari berkumpulnya 34 orang tokoh masyarakat pemerhati kabupaten Meranti di Hotel 89, 3 November 2014, melihat perkembangan warga tionghoa meranti sudah semakin banyak.

Mereka berpendapat perlu dibuat wadah perkumpulan sebagai forum komunikasi antar sesama warga tionghoa Meranti tersebut.

"Kita ingin ada wadah buat warga-warga kita ini untuk mempererat hubungan lagi. Kita sama-sama tiong hoa Meranti tapi tinggal sudah di Batam, makanya dibentuklah PKTM ini," kata Kasman.‎

‎Kasman sendiri nantinya akan memimpin kepengurusan PKTM Batam dengan didampingi Robinson Tan sebagai Sekretaris,‎ Yuwanky sebagai Bendahara, serta lima wakil ketua.

Sementara untuk Ketua Pembina, ditunjuk ‎Djoni Janto.

Nantinya, PKTM juga akan mengemban tugas di tengah-tengah masyarakat Batam dengan melaksanakan beberapa kegiatan di delapan bidang.

Delapan bidang tersebut yakni, bidang sosial dan kemasyarakatan, bidan seni budaya, bidang pendidikan dan komunikasi, bidang peranan wanita. Lalu bidang‎ kepemudaan dan olahraga, bidang mitra usaha, bidang kesehatan, dan bidang hukum. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved