Kamis, 9 April 2026

Oknum Polisi CS Ini Akhirnya Akui Curi Kabel 920 Kg Pakai Crane

Enam maling, termasuk satu oknum polisi, yang mencuri kabel tembaga seberat 920 kg milik PT Ecogreen Kabil mengakui perbuatan mereka.

tribunnews batam/zabur a
Keenam terdakwa, salah satunya oknum polisi, kasus pencurian kabel tembaga seberat 920 kg milik PT Ecogreen Batam saat mengikuti sidang di PN Batam, Kamis (17/9/2015). 

Laporan Tribunnews Batam, Zabur Anjasfianto

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Enam maling, termasuk satu oknum polisi, yang mencuri kabel tembaga seberat 920 kg milik PT Ecogreen Kabil, Nongsa, Batam, mengakui perbuatan mereka.

Di hadapan hakim dalam sidang lanjutan kasus pencurian tersebut, Kamis (17/9/2015), keenam terdakwa mengaku bekerjasama melakukan pencurian itu.

Para terdakwa adalah Harapan Sembiring (oknum polisi), Florentinus Tarigan alias Tinu, Viceroy Hengkasa alias Roy, Togar Sirait, Jon Roy Kennedy Sitepu alias Roy, Mistahudin alias M bin Ibnu Hajar.

Semua terdakwa pun mempunyai tugas masing-masing.

Ada yang menyiapkan lori, mengabil kabel, mengupas kabel, melakukan pengamanan, sampai penjualan kabel.

"Kabel itu dijual dengan harga Rp 60 juta di PT Surya Batam Cemerlang. Kemudian hasilnya bagi-bagi. Diantaranya Rp 30 juta dibagi enam dan Rp 30 juta lagi untuk Alex (DPO)," kata salah satu terdakwa menjawab pertanyaan hakim di Pengadilan Negeri Batam.

Untuk mengangkat kabel seberat hampir satu ton itu, kawanan maling ini menggunakan crane lori yang diletakkan di luar pagar.

Satu rol kabel tembaga seberat 920 kg itu berhasil dibawa pelaku pencurian.

Dalam sidang itu Jaksa Wahyu Barnad selaku jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan tiga orang saksi yang bekerja di PT Ecogreen Kabil.

Para saksi itu, masing-masing satpam, bagian purchasing dan general affairs.

Dalam sidang itu, saksi satpam yang bernama Suroso, mengku pertama kali melihat ada lori yang dilengkapi crane berada di luar pagar perusahaan.

Dia juga melihat satu roll kabel berada di ata lori tersebut. Kemudian, dia sempat menanyakan siapa yang menyuruh angkat kabel, namun supir lori itu diam saja.

"Saya patroli lagi keliling perusahaan, namun dalam perjalanan ketemu dua orang yang tidak dikenal sedang memegang kabel. Saat ditanya, keduanya diam saja, saya pun kembali lihat dua orang lagi dan ditanya juga diam saja," katanya.

Saksi kemudian memberitahukan kepada penjaga pos depan untuk menghalangi lori crane yang membawa kabel.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved