Kisah Inspirasi
Meski Jatuh Bangun Dalam Usahanya, Pengusaha Muda ini Akhirnya Sukses
"Sopir dipukuli di jalan. Itu pernah terjadi. Tapi inikan negara hukum. Pasti ada hukum yang menyelesaikan.
"Konsumen harus puas dengan pelayanan kami," tegasnya.
Sejak memulai bisnisnya, Firly mengaku banyak dukanya. Maklum saja, saat ia mengurus izin trayek sampai usaha dikhawatirkan mematikan usaha transportasi lainnya.
"Urus izin itu setengah mati. Dengan argumentasi dikhawatirkan mematikan usaha orang lain. Kan jelas beda pangsa pasarnya. Sampai saya analogikan, anggap saja airport, ada taksi argo, taksi ilegal dan mobil carter, kan tiga-tiganya beda. tergantung orang pilih mana," kenangnya.
Setelah, ia mengantongi izin untuk bisnis transportasi, saat awal bisnis itu berjalan.
Ada intimidasi dan tekanan dengan cara kekerasan. Misalnya, mobil mau dibakar.
"Sopir dipukuli di jalan. Itu pernah terjadi. Tapi inikan negara hukum. Pasti ada hukum yang menyelesaikan. Yang kedua, saya yakin, karena saya orang Kaltim, saya usaha di tanah kelahiran saya sendiri, memperkerjakan orang masak tidak boleh," tuturnya.
Seiring perjalanan bisnisnya, Firly menerapkan manajemen yang profesional. Pertama, struktur organisasi, wewenang dan tanggungjawab setiap struktur.
Menggunakan standar operasional prosedur dalam melaksanakan tugas. "Harus punya bahan evaluasi dan ada penilaian performance indicator. Itu yang saya lakukan," bebernya.
Menurut dia, kesuksesan itu tidak datang dengan sendirinya. Meskipun usaha yang dilakukan dengan kerja keras, ia percaya mendapat dukungan dari orangtua, keluarga dan teman-temannya.
"Peran keluarga sangat penting, istri, orang tua. Saya suka berteman, dan teman saya banyak dan saya menjaga silaturahmi, agar rezeki terbuka," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/firly-firdauzy-pemilik-travel-kangaroo_20151018_152513.jpg)