Kamis, 9 April 2026

Ungkap Kasus Pembunuhan Fitriyanti, Polisi Bentuk Tiga Tim

Namun begitu, polisi membentuk tiga tim untuk menyelidiki kasus yang sempat menghebohkan Tanjungbatu sekitarnya itu.

Istimewa
Ilustrasi pembunuhan 

Laporan Tribunnews Batam Rachta Yahya

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - ‎ Aparat kepolisian belum mengungkap penyebab kematian Eli alias Fitriyanti (38), perempuan yang ditemukan tewas di dalam kamar rumah Nomor 17, bekas lokalisasi, Batu (Kilometer) 7 Tanjungbatu, Rabu (21/10/2015) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Namun begitu, polisi membentuk tiga tim untuk menyelidiki kasus yang sempat menghebohkan Tanjungbatu sekitarnya itu.

“Kami masih melakukan penyelidikan, saat ini kami sudah bentuk tiga tim, satu tim berasal dari Satreskrim Polres Karimun. Belum bisa dipastikan, visum sudah dilakukan tapi belum keluar hasilnya,” ujar Kapolsek Kundur, Kompol Basta Nababan, Kamis (22/10/2015).

Sementara itu, teman pria korban yang disebutkan sempat bermalam di kamar korban sebelum kasusnya tersebut muncul, hingga kini masih dilacak keberadaannya. Basta menyebut pihaknya masih melakukan pencarian terhadap teman pria korban tersebut yang mendadak hilang begitu kasus tersebut mencuat.

“Iya, masih dicari (teman pria,red), ini kami lagi di dalam hutan-hutan melakukan penyisiran. Belum bisa dipastikan pembunuhan tapi memang benar ada bekas lebam pada leher korban,” kata Basta.

Kartu identitas Eli yang sebelumnya sempat dinyatakan hilang akhirnya dapat ditemukan tergeletak tak jauh dari sendal korban. Dalam kartu identitasnya itu diketahui nama lengkap Eli yakni Fitriyanti, perempuan kelahiran tahun 1977. Selain itu, uangnya juga ditemukan sebesar Rp 1.890.000. Temuan tersebut seakan mengatakan Eli bukan korban kasus perampokan.

Eli alias Fitriyanti (38) ditemukan terkapar dalam kondisi tanpa busana di dalam kamarnya di rumah Nomor 17. Saat ditemukan mayat Eli ditutupi kain dan kepala ditutup bantal dalam posisi badan telentang. Eli pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah bernama Cartik yang heran tidak biasanya Eli belum bangun sesore itu. Padahal biasanya Eli rajin bangun pagi dan sarapan namun kemarin, hingga pukul 15.00, Eli tidak kunjung keluar dari kamarnya.

Eli pada malam harinya dilaporkan sempat menerima dua orang tamu pria ke dalam kamarnya. Sebelumnya masuk kamar, keduanya ditemani seorang laki-laki lain teman dari teman prianya, mereka sempat karaoke di sekitar lokasi. Bahkan ketiganya sempat terlibat cekcok dengan disc jokey (DJ) dipicu persoalan jam operasional karaoke mau tutup tapi ketiganya enggan pergi.(*)

Batam Hari Ini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved