Berawal Dari Saling Tatap, Pegawai Bank Dibacok Saat Bermain Domino

Damis mengalami luka cukup parah di beberapa bagian tubuh. Dan langsung dirujuk ke RSUD Tanjungpinang.

Penulis: Thom Limahekin |

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Belum diketahui penyebabnya, Damis (38), karyawan Bank Sinar Mas mengalami nasib sial setelah dibacok oleh Bg saat dirinya tengah bermain domino di Jalan H Agus Salim, atau tidak jauh dari Hotel Panorama, Tanjungpinang, Kamis (29/10/2015) dini hari.

Akibat peristiwa tersebut, Damis mengalami luka cukup parah di beberapa bagian tubuh. Dan langsung dirujuk ke RSUD Tanjungpinang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Batam, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB saat korban tengah bemain domino bersama rekan-rekannya.

Dugaan sementara, Damis dibacok oleh Bg setelah adanya rasa dendam yang disimpan oleh Bg selama ini.

"Pembacokannya terjadi di depan Hotel Panorama ini. Korbannya sedang bermain domino bersama kawan-kawan. Setelah dibacok, kawan-kawannya langsung membawa dia ke UGD RSUD Tanjungpinang," jelas Berty, warga yang mengaku sempat melihat insiden pembacokan ini, Kamis (29/10/2015).

Damis kemudian mendapat perawatan secara intensif di RSUD Tanjungpinang. Dan ditunggui oleh Ida, istrinya.

Pihak medis di RSUD Tanjungpinang pun membatasi orang yang hendak menjenguk selain anggota keluarganya sendiri.

"Saya tidak tahu kejadiannya. Waktu itu suami saya sedang main domino bersama kawan-kawannya," ujar Ida kepada anggota polisi dan sejumlah awak media.

Insiden pembacokan yang dilakukan Bg terhadap Damis ini dibenarkan oleh Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tanjungpinang Barat, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Paten Tarigan.

Kepada Tribun, Tarigan mengatakan bahwa kasus pembacokan ini terjadi saat Damis dan kawan-kawan sedang asyik bermain domino.

Damis tiba-tiba dibacok oleh Bg yang tidak puas akibat terus-menerus dipandang.

"Waktu itu korban sedang duduk santai bersama kawan-kawannya. Tiba-tiba Bg ini lewat di depan si korban. Mungkin karena tidak senang dipandang terus oleh si korban, maka Bg lalu pergi mengambil parang dan datang membacok si korban. Untuk sementara motif pembacokan adalah dendam lama," ungkap Tariga ketika dimintai tanggapan.

Tariga mengatakan, setelah membacok Damis, Bg kemudian memilih kabur dari lokasi kejadian. Dia bahkan belum ditemukan kendatipun diburu oleh anggota kepolisian selama beberapa jam.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved