Tak Ada Kejelasan, Pekerja Kontrak PT Timah Cari Kerja Lain

Dari pada menganggur karena dirumahkan, mereka memilih cari peruntungan di tempat lain

Editor: Mairi Nandarson
tribun/rachtayahya
Pekerja kontrak Pt Timah Unit Prayun demo menuntut kenaikan status menjadi karyawan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KUNDUR – Tuntutan ratusan pekerja kontrak agar naik status jadi karyawan permanen di PT Timah Unit Prayun, belum mendapat respon.

Nasib pekerja kontrak yang melakukan demo juga tidak ada kejelasan. Akibatnya, satu per satu mulai mencari pekerjaan di tempat lain.

“Tidak jelas, sebagian ada yang sudah tidak bekerja lagi, memilih mencari pekerjaan lain karena tidak ada kabar.

Dari pada menganggur karena dirumahkan, mereka memilih cari peruntungan di tempat lain. Tapi sebagian ada juga yang dipanggil, tapi kami tidak tahu berapa banyak,” ujar Kabid Perselisihan Hubungan Industrial (PHI) Disnaker Karimun, Poniman.

Poniman mengaku sudah mengusulkan dua opsi penyelesaian kepada ratusan pekerja kontrak PT Timah Unit Prayun, Kundur itu.

Pertama menyarankan mereka mengadukan nasib ke kantor pusat PT Timah di Jakarta. Langkah ini pernah dilakukan pekerja kontrak PT Timah di Pangkal Pinang, Bangka Belitung dan terbilang berhasil.

Kedua yaitu menempuh jalur mencari keadilan di Pengadilan Perselisihan Hubungan Industrial (PHI) di Tanjungpinang.

“Kami dari Disnaker sebenarnya mempertanyakan komitmen PT Timah. Katanya mau bantu tapi sampai sekarang tak jelas lagi arahnya, akhirnya pekerja banyak yang pergi mencari pekerjaan baru,” kata Poniman.(*)

*Berita lengkap, baca edisi cetak Harian Tribun Batam, Sabtu (31/10/2015)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved