Kamis, 16 April 2026

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Petrus Diduga Tewas Lantaran Serangan Jantung

Kapolsek Bintan AKP Dandung Putut Wibowo mengatakan, korban tewas murni karena penyakit serangan jatung yang dideritanya selama ini.

tribunnews batam/eko setiawan
Jasad Petrus (58) tergeletak di belakang rumah Yohanes Kopi, Kawasan Sei Enam tepatnya di simpang Ban Sei Enam, Kijang, Bintan Timur, Kamis (12/11/2015) sekitar pukul 07:00 WIB. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN- Terkait kepatian Petrus (58) yang ditemukan tewas di belakang rumah Yohanes Kopi, Kawasan Sei Enam tepatnya di simpang Ban Sei Enam, Kijang, Bintan Timur, Kamis (12/11/2015), tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Petrus.

Baca: Heboh! Petrus Ditemukan tak Berbusana di Belakang Rumah Sahabatnya di Bintan

Hal tersebut berdasarkan hasil visum yang dilakukan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kijang bersama Polres Bintan.

Kapolsek Bintan AKP Dandung Putut Wibowo mengatakan, korban tewas murni karena penyakit serangan jatung yang dideritanya selama ini.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemui di tubuh korban. Itu dari hasil otopsi pihak rumah sakit," kata Dandung.

Menurutnya, belum diketahui korban tinggal dimana.

Namun dari KTP yang ditemukan di dompet, Petrus beralamat di Batu Duyung Sei Enam Darat, Bintan Timur.

"Kalau menurut alamat di KTP korban diketahui bahwa korban tinggal di Kampung Batu Duyung, Sei Enam Darat, Bintan Timur,"tambah Dandung.

Sejah ini, jenazah korban masih dititipkan di rumah sakit.

Pihak kepolisian ataupun pihak rumah sakit masih menunggu pihak keluarga datang untuk menjemput jenazah. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved