Rabu, 15 April 2026

Empat Kapal Milik KKP Jaga Perairan Indonesia

"Dengan peresmian kapal tersebut kami harapkan dapat memperkuat pemberantasan ilegal fishing yang terjadi diperairan Indonesia,"

Empat Kapal Milik KKP Jaga Perairan Indonesia - peluncuran-empat-kapal-pengawas-perikanan-milik-kkp_20151218_215200.jpg
Tribun Batam/Ian Pertanian
Peluncuran empat kapal pengawas perikanan milik KKP
Empat Kapal Milik KKP Jaga Perairan Indonesia - peluncuran-empat-kapal-pengawas-perikanan-milik-kkp2_20151218_215332.jpg
Tribun Batam/Ian Pertanian
Peluncuran empat kapal pengawas perikanan milik KKP

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Untuk memperkuat pengawasan keamanan laut, dan memberikan kenyaman terhadap nelayan Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyerahkan empat buah kapal yang akan dipakai melakukan patroli di laut.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Asep Burhanudin, meresmikan empat kapal pengawas perikanan.

Kapal dengan panjang 32 meter diresmikan di Pangkalan PSDKP Barelang Batam, Jumat (18/12/2015).

Keempat kapal pengawasan perikanan tersebut diberi nama Kapal Pengawas (Kp) hiu 012, KP hiu 013, KP hiu 014 dan KP hiu 015.

"Dengan peresmian kapal tersebut kami harapkan dapat memperkuat pemberantasan ilegal fishing yang terjadi diperairan Indonesia," kata Asep Burhanudin.

Dalam sambutannya, Asep Burhanudin, menjelaskan agar kerja sama antar instansi lebih diperkuat. "Mari kita perkuat koordinasi antara TNI AL, Polairud dan PSDKP," terangnya.

Dia juga menjelasakan, untuk masyarakat luas, agar lebih interaktif memberikan informasi sekecil apapun terkait pelanggaran yang dilakukan di laut, oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Saya juga harapkan seluruh instansi dan masyarakat, memberikan informasi apabila ada oknum-oknum aparat yang membekingi, para pengepul-pengepul nakal, yang bermain di perairan laut Kepri," jelasnya.

Dia juga menjelaskan, sampai saat ini ilegal fishing masih meraja lela, di perairan laut Indonesia.

"Ini yang perlu kita tindak, jadi dengan penambahan kapal ini, pengawasan di perairan bisa semakin maksimal," tegasnya.

Dia juga mengakui, belum bisanya pihak keamanan Indonesia memberantas ilegal fishing di laut Indonesia dikarenakan lemahnya penegak hukum yang ada di Indonesia.

"Oleh sebab itu mulai saat ini mari kita buang ego sektoral kita, mari kita sama-sama bersinergi menjaga keamanan laut Indonesia dari praktik ilegal fishing," jelasnya.

Asep juga menjelaskan kapal yang diresmikan saat ini akan ditempatkan dua di Barat dan dua di Timur. "Untuk di Barat kami tempatkan di Natuna, sedangkan di Timur kami akan tempatkan di Sulawesi," jelasnya.

Dia juga berharap dengan penambahan kapal pengawas kelautan tersebut dapat menambah luas cakupan wilayah pengawasan kelautan di Indonesia.

"Ini sesuai dengan tujaun dari PSDKP sendiri yaitu menjaga kelautan yang berkelanjutam dan memberikan kesejahteraan kepada seluruh rakyat Indonesia," jelas Asep Burhanudin.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved