KALEIDOSKOP KEPRI 2015

UNIK, Dua Anggota DPR RI Adu Jotos di belakang Ruang Rapat

Kedua anggota komisi VII DPR itu adalah Muljadi dari Fraksi Partai Demokrat dan Mustofa Assegaf dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan.

UNIK, Dua Anggota DPR RI Adu Jotos di belakang Ruang Rapat - wakil-ketua-komisi-mulyadi-dan-anggota-komisi-vii-dari-fraksi-ppp-mustofa-assegaf_20151224_214300.jpg
Istimewa
Wakil Ketua Komisi Mulyadi (kiri) dan Anggota Komisi VII dari Fraksi PPP Mustofa Assegaf (kanan).
UNIK, Dua Anggota DPR RI Adu Jotos di belakang Ruang Rapat - penampakan-luka-lebam-di-wajah-muljadi_20151224_214251.jpg
Istimewa
Penampakan luka lebam di wajah Muljadi

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat terlibat perkelahian usai rapat kerja dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/4/2015).

Kedua anggota komisi VII DPR itu adalah Muljadi dari Fraksi Partai Demokrat dan Mustofa Assegaf dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan.

Muljadi bahkan tercatat sebagai Wakil Ketua Komisi VII. Belum diketahui penyebab keributan keduanya. Perkelahian barlangsung di bagian belakang ruang rapat.

Salah seorang saksi mengatakan, keributan kedua orang itu hanya berlangsung singkat karena langsung dilerai oleh anggota DPR lain yang melihatnya. Dua anggota polisi langsung turun tangan melihat perkelahian itu.

"Sampai pukul-pukulan, tapi enggak lama," ujar saksi tersebut.

Tak lama setelah kejadian, sebuah ambulans didatangkan dan diparkir tak jauh dari ruang Komisi VII.

Petugas ambulans terlihat masuk ke ruangan sekretariat komisi VII dengan membawa sejumlah peralatan medis.

"Memar-memar," kata petugas ambulans itu usai masuk ke dalam ruang sekretariat. Tapi tidak dijelaskan siapa yang menderita luka memar.

Fraksi Partai Demokrat DPR RI telah mendapatkan kabar soal perkelahian Muljadi dan Mustofa itu. Sekretaris Fraksi Demokrat Didik Mukriyanto menceritakan kronologis peristiwa tersebut.

"Yang saya dengar, Beliau ingatkan anggota Fraksi PPP yang gunakan hak bicara terlalu lama. Lalu terjadi debat," kata Didik.

Halaman
12
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved