Jumlah DBD 2015 di Tanjungpinang Menurun Dibanding Tahun 2014

Sebanyak 60 persen dari total penderita DBD di Tanjungpinang , berasal dari kecematan Tanjungpinang Timur

Editor: Mairi Nandarson
THINKSTOCK.COM
ilustrasi. Nyamuk 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Angka penderita demam berdarah dengue (DBD) tahun 2015 di Kota Tanjungpinang menurun, dibandingkan tahun 2014.

Sepanjang 2015, berdasarkan data Dinas Kesehatan Tanjungpinang, penderita DBD tercatat sebanyak 347 orang, sedangkan tahun 2014, penderita DBD mencapai 500 orang lebih.

"Yang meninggal tahun ini satu orang. Jika dibandingkan tahun lalu sudah turun, tapi belum signifikan.

Kita targetkan tahun depan penderita DBD paling tinggi 250 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam, Rabu (30/12/2015).

Menurut dia, dari empat kecamatan di Tanjungpinang, Kecamatan Tanjungpinang Timur masih menempati urutan terbanyak penderita DBD.

Sebanyak 60 persen dari total penderita DBD di Tanjungpinang , berasal dari kecematan Tanjungpinang Timur.

"Di Kecamatan Tanjungpinang Timur relatif lebih tinggi. Ini karena kawasan ini masih berkembang menjadi kota. Jadi banyak pembangunan.

Ada yang sudah selesai tapi belum bisa ditinggalin. Ada juga yang dalam pembangunan. Jadi banyak yang manjadi sarang nyamuk Aides," katanya.

Secara terinci, kelurahan yang paling banyak penderita DBD yaitu kelurahan Pinang Kencana, Kelurahan Batu 9 dan Melayu Kota Piring yang kesemuanya berada di kecamatan Tanjungpinang Timur.

Sedangkan beberapa kawasan yang penderita DBD rendah yaitu Kelurahan Senggarang Kecamatan Tanjungpinang Kota, Dompak Kecamatan Bukit Bestari dan Kampung Bulang Kecamatan Tanjungpinang Timur.

"DBD ini rentan menyerang anak-anak usia dibawah 15 tahun. Tapi orang dewasa juga ada yang terkena DBD," katanya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved