Silaturahmi Forum Komunikasi Pendidikan Al-Quran Tanjungpinang Susun Kurikulum TPQ
FKPQ Kota Tanjungpinang bersama FKPQ Kepri menggelar acara silaturrahmi bersama dan peringatah maulid Nabi Muhammad SAW.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Forum Komunikasi Pendidikan Al-Quran (FKPQ) Kota Tanjungpinang bersama FKPQ Kepri menggelar acara silaturrahmi bersama dan peringatah maulid Nabi Muhammad SAW.
Acara yang dihadiri oleh Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Wakil Walikota Syahrul digelar di Masjid Agung Al-Hikmah Kota Tanjungpinang, Sabtu (2/1).
Acara tersebut juga disejalankan dengan pelaksanaan musyawarah kerja cabang FKPQ Kota Tanjungpinang dan musyawarah kerja wilayah FKPQ Provinsi Kepulauan Riau.
Selain itu pada kesempatan tersebut juga dilakukan pengukuhan Pengurus Anak Cabang (PAC) FKPQ Kecamatan se-Kota Tanjungpinang.
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) H Marwin Jamal.
Dalam sambutannya Marwin mengatakan peran FKPQ sangat penting untuk mendorong majunya pendidikan Alquran.
Selain itu dengan keberadaan FKPQ hingga ketingkat kecematan, dia berharap mampu menghadirkan hal-hal baru dalam pendidikan Alquran.
"Mungkin kita seragamkan TPQ-TPQ dari masalah raportnya, kurikulumnya, materi pelajarannya, hingga piagamnya. Sehingga jadi lebih seragam," katanya.
Pada kesempatan tersebut Marwin juga mengajak FKPQ untuk menyukseskan gerakan didikan subuh.
Gerakan tersebut telah dicanangkan Kemenag Kepri sejak setahun lalu. Namun memang belum optimal dalam pelaksanaannya.
"Didikan subuh ini, anak-anak TPQ kita minta seminggu sekali shalat subuh di masjid. Setelah shalat subuh baru diajarkan berbagai materi, seperti fardu kifayah, azan, dan lain sebegainya," katanya.
Menurutnya FKPQ harus ikut menggalakkan gerakan didikan subuh tersebut. Karena merupakan pendidikan formal yang fundamental untuk menambah pengetahuan agama bagi anak-anak.
Sebab, lanjutnya, pendidikan agama yang diberikan disekolah hanya sebanyak tiga jam.
"Makanya harus ditambah pendidikan non formal seperti didikan subun itu," katanya.
Dia juga berharap kepada Walikota Tanjungpinang untuk membuat perda khusus yang mengatur tentang pendidikan Alquran. Sehingga dengan begitu akan lebih terarah dan terstruktur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/forum-komunikasi-pendidikan-al-quran-fkpq-kota-tanjungpinang_20160102_175625.jpg)